google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

UMKM Sulit Atur Jadwal Operasional, HIPMI Kota Malang Minta Kepastian Jadwal Pemadaman

  • Bagikan
Ketua umum BPC HIPMI Kota Malang memberi keterangan pada Idjen Talk pagi ini, Rabu (24/06/2026)
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain mengganggu proses produksi dan pelayanan, pelaku usaha juga mengeluhkan minimnya kepastian informasi terkait jadwal pemadaman.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Malang, Hendy Suryo Leksono mengatakan, kendala terbesar yang dihadapi pelaku usaha bukan hanya padamnya listrik, melainkan ketidakjelasan waktu dan durasi pemadaman.

“Kondisi tersebut membuat UMKM kesulitan mengatur operasional usaha, terutama yang bergantung pada peralatan listrik dan sistem pembayaran digital,” kata dia.

Menurutnya, sektor usaha seperti kuliner, laundry, dan frozen food menjadi yang paling terdampak. Pada awal pemadaman, sejumlah pelaku usaha mengalami kerugian akibat bahan baku rusak hingga terganggunya transaksi penjualan.

“Meski demikian, banyak UMKM mulai beradaptasi dengan menyiapkan sumber daya cadangan serta mengubah pola operasional,” sebutnya.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Sudarniatin, M.Si., menjelaskan listrik telah menjadi kebutuhan utama dalam kegiatan ekonomi modern. Proses produksi, pemasaran digital, pencatatan keuangan, hingga transaksi elektronik sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil.

Ia menilai pelaku usaha perlu memperkuat mitigasi risiko dengan mengelola persediaan barang, menyesuaikan aktivitas kerja, serta menjaga komunikasi dengan pelanggan saat terjadi gangguan layanan.

“Di sisi lain, pemerintah dan penyedia layanan kelistrikan diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih jelas terkait jadwal pemadaman agar pelaku usaha dapat melakukan antisipasi lebih baik,” ucap dia.

Lanjut Hendy menegaskan yang dibutuhkan saat ini adalah kepastian informasi sehingga UMKM bisa meminimalkan risiko kerugian dan tetap menjaga produktivitas usaha.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *