google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Di Tengah Dinamika Sinode GKPPD, Mangara Sinamo Memilih Menebar Optimisme

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Dairi, iKoneksi.com — Hiruk pikuk persidangan Sinode Sinunu XII Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD) terus bergulir di Bale Pusat GKPPD, Sidikalang. Pembahasan program pelayanan, dinamika persidangan, hingga proses pemilihan Bishop menjadi perhatian ratusan peserta sinode yang datang dari berbagai daerah.

Di tengah suasana tersebut, Pdt. Mangara Sinamo, M.Th. tampak memilih tetap tenang. Senyumnya tak banyak berubah sejak memasuki arena persidangan. Ia menyapa peserta satu per satu, berbincang tanpa jarak, lalu kembali mengikuti jalannya sidang.

Bagi pendeta yang telah mengabdikan dirinya dalam pelayanan GKPPD sejak tahun 2000 itu, Sinode memiliki makna yang jauh melampaui proses memilih pemimpin.

“Sinode adalah ruang untuk mendengarkan suara Tuhan melalui kebersamaan. Ketika gereja mampu menjaga kasih dan persaudaraan, keputusan apa pun akan menjadi berkat bagi seluruh jemaat,” ujarnya kepada iKoneksi.com, Jumat (26/6/2026).

Pernyataan tersebut mencerminkan karakter yang selama ini melekat pada diri Pdt. Mangara Sinamo. Selama lebih dari dua dekade melayani, ia dikenal sebagai pengkhotbah yang tenang, sistematis, dan mengedepankan dialog daripada konfrontasi. Pilihan katanya sederhana, tetapi sarat makna.

Dalam perjalanan pelayanannya, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, di antaranya Sekretaris Jenderal GKPPD periode 2015–2021, Sekretaris Jenderal Convener Gereja Lutheran DKI Jakarta, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Pakpak Bharat, serta Salah Satu Sekretaris Persidangan Sidang Raya PGI Tahun 2020 di Sumba Timur.

Pengalaman tersebut diperkaya melalui berbagai pelatihan kepemimpinan gereja dan tata kelola organisasi di Hong Kong, Malaysia, Filipina, serta Namibia. Beragam pengalaman itu membentuk perspektifnya bahwa gereja memerlukan kepemimpinan yang mampu merangkul, membangun kolaborasi, dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Injil.

Namun ketika ditanya mengenai pencalonannya sebagai Bishop GKPPD, Pdt. Mangara Sinamo tidak banyak berbicara mengenai dirinya.

Ia justru mengalihkan pembicaraan kepada masa depan gereja.

“Saya berharap GKPPD terus bertumbuh sebagai gereja yang kuat dalam iman, tertata dalam pelayanan, dan hadir membawa manfaat bagi masyarakat. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, seluruh warga gereja memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga persatuan dan melanjutkan pelayanan,” katanya.

Pandangan tersebut sejalan dengan gaya kepemimpinannya yang selama ini lebih banyak dikenal melalui kerja-kerja pembinaan daripada pencitraan. Di berbagai kesempatan, ia aktif memberikan pelatihan kepemimpinan, membina pelayan gereja, mengembangkan materi pengajaran Alkitab, serta menjadi pembicara motivasi pada berbagai lembaga dan organisasi.

Di mimbar, Pdt. Mangara Sinamo juga dikenal melalui cara penyampaian Firman yang mengajak jemaat berpikir dan berefleksi. Salah satu kalimat yang kerap dikenang jemaat adalah, “Salah satu ‘kelemahan’ Tuhan adalah Dia tidak pernah mengingkari janji-Nya,” sebuah ilustrasi yang digunakan untuk menegaskan bahwa kesetiaan Allah tidak pernah berubah.

Menjelang berakhirnya wawancara, ia kembali menegaskan bahwa seluruh proses Sinode perlu ditempatkan sebagai perjalanan iman bersama.

“Pada akhirnya, kita semua sedang melayani Tuhan yang sama. Karena itu, saya percaya persaudaraan harus selalu lebih besar daripada perbedaan pilihan.”

Ucapan terakhirnya disampaikan dengan nada yang tenang.

“Bukan kehendak kami yang jadi, melainkan kehendak Tuhan yang sempurna.”

Di tengah dinamika Sinode Sinunu XII, sikap seperti itulah yang tampaknya ingin terus dijaga oleh Pdt. Mangara Sinamo: tenang dalam proses, optimistis menatap masa depan, dan tetap menyerahkan hasil akhirnya kepada penyertaan Tuhan.
Red-suki

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *