google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Thea Farina Usung Kampus Inklusif, Tawarkan Terobosan Baru untuk UPR

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Palangka Raya, iKoneksi.com – Kontestasi pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 mulai menghadirkan berbagai gagasan strategis untuk masa depan kampus terbesar di Kalimantan Tengah tersebut. Di antara sejumlah kandidat yang mendaftar, nama Dr. Thea Farina Embang, S.H., M.Kn. menjadi sorotan karena membawa visi kampus inklusif yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai bagian penting dalam pembangunan lingkungan akademik yang setara dan berkeadilan.

Gagasan tersebut dinilai relevan dengan perkembangan pendidikan tinggi nasional yang saat ini semakin menekankan prinsip kesetaraan akses bagi seluruh mahasiswa tanpa memandang kondisi fisik maupun latar belakang sosial. Melalui visi tersebut, UPR diharapkan mampu sejajar dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang telah lebih dahulu menerapkan konsep kampus ramah disabilitas.

Menurut Thea Farina, pendidikan tinggi harus menjadi ruang yang terbuka bagi semua kalangan. Karena itu, penyandang disabilitas perlu mendapatkan hak yang sama, baik dalam akses pendidikan, fasilitas kampus, maupun kesempatan untuk mengembangkan potensi akademik dan nonakademik.

“Komitmen menghadirkan kampus inklusif tersebut menjadi salah satu program yang mendapat perhatian di tengah proses penjaringan calon rektor yang saat ini sedang berlangsung di lingkungan Universitas Palangka Raya,” kata dia.

Delapan Kandidat Bersaing Menjadi Nahkoda Baru UPR

Hingga batas akhir pendaftaran pada 3 Juni 2026, tercatat delapan akademisi telah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UPR periode 2026–2030. Mereka berasal dari berbagai fakultas dan latar belakang keilmuan yang berbeda.

Kedelapan kandidat tersebut yakni Prof. Dr. Ir. Uras Tantulo, M.Sc., Prof. Bhayu Rhama, S.T., MBA., Ph.D., Dr. Ir. Deddy NSP Tanggara, S.T., M.T., Dr. Thea Farina Embang, S.H., M.Kn., Dr. Natalina Asi, M.A., Dr. dr. Natalia Sri Martani, M.Si., Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Si., serta Dr. Tari Budayanti Usop, S.T., M.T.

Seluruh kandidat akan mengikuti tahapan seleksi hingga proses pemilihan akhir yang dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Juli 2026. Mereka akan bersaing menawarkan berbagai gagasan dan program untuk membawa UPR menjadi perguruan tinggi yang lebih kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Di tengah persaingan tersebut, isu penguatan akses pendidikan inklusif menjadi salah satu topik yang mulai mendapatkan perhatian karena berkaitan langsung dengan arah kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia.

Selaras dengan Regulasi Nasional dan Agenda Pendidikan Tinggi

Visi kampus inklusif yang diusung Dr. Thea Farina Embang sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi.

Tidak hanya berorientasi pada pemenuhan hak asasi manusia, konsep tersebut juga bertujuan menciptakan lingkungan akademik yang lebih terbuka, adaptif, dan mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh mahasiswa. Kehadiran fasilitas pendukung, aksesibilitas bangunan, hingga layanan akademik yang ramah disabilitas menjadi bagian dari transformasi yang diharapkan dapat diwujudkan.

“Program tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang mendorong perguruan tinggi menjadi ruang belajar yang inklusif dan menghargai keberagaman. Pada 2026, kampus-kampus di Indonesia didorong untuk menjadi “rumah bersama” yang menjunjung tinggi prinsip kesetaraan bagi seluruh peserta didik,” jelasnya.

Thea menekankan jika terealisasi, gagasan tersebut berpotensi menjadi salah satu terobosan penting dalam perjalanan UPR menuju kampus modern yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi simbol kesetaraan dan keadilan pendidikan di Indonesia.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *