google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kota Pematangsiantar Darurat Sampah, Robin Manurung Dorong Pengangkutan Malam hingga Dini Hari

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Pematangsiantar, iKoneksi.com – Persoalan sampah di Kota Pematangsiantar kembali mendapat sorotan. Selain mengganggu kebersihan dan kesehatan lingkungan, sampah yang dibuang sembarangan dinilai berpotensi memperparah banjir karena menyumbat aliran sungai dan bondar.

Sorotan itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar, Robin Januarto Manurung, saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012, Senin (10/8/2026). Robin menilai persoalan sampah tidak dapat hanya diselesaikan dengan mengandalkan petugas kebersihan. Penanganan harus dimulai dari tingkat keluarga dengan membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah.

Pemilahan Sampah Dimulai dari Rumah

Menurut Robin, masyarakat perlu memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, seperti plastik, kertas dan kaleng. Pemilahan tersebut akan memudahkan proses pengangkutan sekaligus menentukan sampah yang masih dapat digunakan kembali, didaur ulang maupun harus mendapatkan penanganan khusus.

“Intinya dari kesehatan itu berawal dari keluarga. Kalau keluarga sehat, masyarakat sehat dan penduduknya sehat, pasti kota ini semakin bagus,” tutur Robin.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai maupun bondar yang berada di sejumlah wilayah Pematangsiantar. Sampah yang menumpuk di saluran air dapat menghambat aliran dan meningkatkan risiko genangan ketika hujan deras.

“Jangan membuang sampah di bondar. Itu salah satu yang bisa membuat banjir-banjir yang ada di daerah Siantar,” ujarnya.

Usul Sampah Diangkut Saat Kota Mulai Tidur

Robin juga mendorong perubahan pola pengangkutan sampah. Pemerintah daerah dinilai perlu mempertimbangkan sistem pengangkutan pada malam hingga dini hari. Ia mencontohkan pengangkutan dapat dilakukan sekitar pukul 22.00 hingga 05.00 atau 06.00 WIB sehingga ketika aktivitas masyarakat dimulai pada pagi hari, lingkungan sudah dalam kondisi lebih bersih.

“Kalau optimal seperti kota-kota lain, sebelum jam 6 pagi sampah seluruh masyarakat itu sudah diambil,” katanya.

Menurutnya, sistem tersebut juga perlu disertai jadwal pengangkutan yang jelas agar masyarakat mengetahui waktu membuang sampah.

Sampah Bukan Sekadar Masalah Kebersihan

Robin menegaskan, persoalan sampah berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Karena itu, penanganannya harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Pemerintah tidak cukup hanya mengangkut sampah yang sudah menumpuk, tetapi harus membangun sistem yang mendorong masyarakat memilah sampah sejak rumah.

Ia berharap pemerintah dan masyarakat dapat membangun sistem persampahan yang lebih terintegrasi sehingga persoalan sampah tidak terus berulang.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *