google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Guru Bahasa Inggris di Blitar Didorong Lebih Kreatif, UM Kenalkan Visual Vocabulary dan Deep Learning

  • Bagikan
banner 468x60

Blitar, iKoneksi.com – Guru Bahasa Inggris dituntut tak sekadar menguasai materi pelajaran. Mereka juga perlu mampu merancang pembelajaran yang relevan dengan karakter peserta didik dan perkembangan teknologi. Hal itu menjadi perhatian Universitas Negeri Malang (UM) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMP Negeri 2 Wlingi, Kabupaten Blitar.

 

Kegiatan bertajuk “Penguatan Visual Vocabulary Building melalui Transformasi Desain Pembelajaran SMP Berbasis IFP sebagai Fondasi Deep Learning pada MGMP Bahasa Inggris Blitar” tersebut menjadi wadah penguatan kompetensi guru Bahasa Inggris.

 

Pelatihan difokuskan pada empat aspek. Yakni pengembangan visual vocabulary building, desain pembelajaran berbasis Instructional Framework Platform (IFP), penerapan konsep deep learning, serta pemanfaatan teknologi digital.

 

Ketua pelaksana kegiatan, Sibakhul Milad Malik Hidayatullah, S.Pd., M.Pd., mengatakan perubahan karakter peserta didik dan perkembangan teknologi membuat guru perlu terus berinovasi dalam pembelajaran.

 

“Guru perlu memiliki kemampuan untuk memadukan materi, strategi pembelajaran, media visual, dan teknologi agar pembelajaran semakin relevan dengan kebutuhan peserta didik,” ujarnya.

 

Kepala SMP Negeri 2 Wlingi Teguh Raharjo, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pelatihan dapat menjadi tambahan bekal bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih kreatif.

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap guru dapat memperoleh pengalaman dan strategi baru yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di kelas serta dapat menularkan kepada rekan guru lainnya,” katanya.

 

Materi pelatihan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama diisi Milad dengan materi visual vocabulary building dan implementasi deep learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

 

Guru diperkenalkan pada pemanfaatan media visual untuk membantu peserta didik memahami kosakata. Pendekatan tersebut tidak hanya menempatkan visual sebagai alat bantu, tetapi juga mengaitkan kosakata dengan konteks penggunaannya.

 

Peserta kemudian diarahkan mengenal desain pembelajaran berbasis IFP. Konsep tersebut digunakan untuk menyusun pembelajaran secara lebih terstruktur, mulai dari tujuan, aktivitas belajar, asesmen hingga refleksi.

 

Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Dani Wijaya Kesuma, M.Pd. Materi berfokus pada transformasi desain pembelajaran berbasis IFP sekaligus praktik membuat media visual vocabulary.

 

Dalam praktiknya, guru memilih kosakata yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kosakata tersebut kemudian dikembangkan menjadi media visual yang membantu siswa memahami, mengingat, dan menggunakan kata dalam konteks.

 

Guru juga mempraktikkan penyusunan rancangan pembelajaran berbasis IFP dengan mengintegrasikan tujuan, materi, media visual, aktivitas, asesmen, dan refleksi. Teknologi digital, termasuk platform seperti Google Gemini, turut dikenalkan sebagai bagian dari proses pengembangan media.

 

Hasil praktik tersebut berupa draft awal desain pembelajaran yang dapat dikembangkan untuk diterapkan di kelas. Dengan demikian, guru tak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi juga memiliki rancangan pembelajaran yang bisa menjadi pijakan untuk pengembangan berikutnya.

 

Program pengabdian UM ini dirancang tidak berhenti pada pelatihan. Tahap lanjutan diarahkan pada pendampingan implementasi, monitoring dan evaluasi, serta penguatan komunitas praktik guru.

 

Melalui program tersebut, UM mendorong peningkatan kompetensi guru Bahasa Inggris dalam mengembangkan visual vocabulary, merancang pembelajaran berbasis IFP, menerapkan prinsip deep learning, dan memanfaatkan teknologi digital.

 

Penguatan tersebut diharapkan bermuara pada pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih aktif, kontekstual, kreatif, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *