Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Polda NTT Berikan Trauma Healing dan Bantuan bagi Pengungsi Gempa di Maumere

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Maumere, Ikoneksi.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di wilayah Flores. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko, mengunjungi langsung lokasi pengungsian korban gempa di Lapangan Gelora Samador Da Cunha, Maumere, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut turut dihadiri Wakapolda NTT, Karo SDM Polda NTT, Dirpolairud Polda NTT, serta Kapolres Sikka. Kehadiran jajaran Polda NTT dan Bhayangkari menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda NTT bersama rombongan meninjau secara langsung kondisi para pengungsi sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, terutama anak-anak, bayi, dan balita yang membutuhkan penanganan serta pendampingan selama berada di lokasi pengungsian.

Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan perlindungan, pelayanan, dan bantuan kemanusiaan.

“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah memastikan masyarakat merasa aman dan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Polri akan terus hadir bersama seluruh unsur terkait untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat ini,” ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko.

Selain meninjau kondisi para pengungsi, Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT juga mengunjungi Posko Kesehatan Polda NTT–Polres Sikka yang berada di kawasan pengungsian. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak gempa dapat berjalan dengan baik.

Layanan kesehatan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan bencana, mengingat para pengungsi membutuhkan pemantauan kondisi kesehatan selama berada di tempat penampungan. Kehadiran posko kesehatan diharapkan dapat memberikan akses pelayanan yang cepat bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan medis.

Perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak juga menjadi fokus dalam kunjungan tersebut. Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban gempa yang berada di lokasi pengungsian.

Melalui berbagai aktivitas interaktif dan permainan, anak-anak diajak untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih positif dan menyenangkan. Kegiatan tersebut bertujuan membantu mengurangi rasa takut, kecemasan, dan tekanan psikologis yang mungkin dialami anak-anak setelah merasakan dampak bencana gempa bumi.

Suasana pengungsian pun tampak lebih hangat ketika anak-anak mengikuti berbagai kegiatan bersama jajaran Polda NTT dan Bhayangkari. Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT turut menyerahkan sejumlah alat permainan sebagai sarana pendukung kegiatan anak-anak selama berada di pengungsian.

“Anak-anak merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus setelah mengalami bencana. Kami ingin mereka kembali ceria, merasa aman, dan tidak terus berada dalam suasana ketakutan,” kata Kapolda NTT.

Setelah memberikan pendampingan kepada anak-anak, Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT melanjutkan kunjungan ke tenda khusus bayi dan balita. Di lokasi tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi bayi dan balita yang berada di tempat pengungsian.

Sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan kelompok rentan, Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT menyerahkan bantuan susu formula untuk mendukung kebutuhan nutrisi bayi dan balita selama berada di lokasi penampungan.

“Perhatian juga harus diberikan kepada bayi dan balita karena mereka memiliki kebutuhan khusus. Bantuan susu formula ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama berada di pengungsian,” ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan dapur lapangan. Kapolda NTT bersama rombongan memastikan pelayanan konsumsi bagi para pengungsi dapat berjalan dengan baik dan kebutuhan pangan masyarakat terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sikka turut menyerahkan bantuan berupa kasur lantai kepada para pengungsi di Gelora Samador Maumere.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan warga yang untuk sementara waktu harus tinggal di tenda pengungsian.

Kapolda NTT menegaskan bahwa penanganan masyarakat terdampak bencana membutuhkan kerja sama dan sinergi dari seluruh pihak. Menurutnya, proses pemulihan tidak hanya membutuhkan bantuan logistik dan pelayanan kesehatan, tetapi juga dukungan psikologis serta kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak.

“Polri bersama Bhayangkari dan seluruh unsur terkait akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga yang terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi ini,” tegas Kapolda NTT.

Seluruh rangkaian kunjungan Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko di Lapangan Gelora Samador Da Cunha, Maumere, berakhir sekitar pukul 12.10 WITA. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda NTT dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Melalui pendampingan psikologis, pelayanan kesehatan, serta penyaluran bantuan bagi kelompok rentan, Polri bersama Bhayangkari berupaya membantu masyarakat menghadapi masa tanggap darurat sekaligus memberikan dukungan dan semangat bagi para korban gempa untuk bangkit dari situasi yang dihadapi.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *