google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

BBM Langka Sebulan, Pertalite Eceran di Nisel Tembus Rp20 Ribu per Liter 

  • Bagikan
banner 468x60

Nias Selatan, iKoneksi.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi selama sebulan terakhir di Kabupaten Nias Selatan (Nisel) hingga Selasa (4/8/2026) belum juga normal, ditandai antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah Telukdalam dan Fanayama yang mengganggu arus lalu lintas, sementara Pertalite di tingkat pengecer dijual hingga Rp20 ribu per liter.

Pantauan harianSIB.com, Selasa (4/8/2026), antrean kendaraan terlihat padat di dua SPBU yang berada di ibu kota Kabupaten Nisel. Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Km 3 Fanayama.

Antrean panjang tersebut membuat sejumlah kendaraan mengular hingga mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU. Warga harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Salah seorang warga, Sokhi Laia, mengatakan kelangkaan BBM telah mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut dinilai semakin memberatkan warga di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

“Untuk mengantre saja bisa sampai 2-4 jam, itupun kalau BBM-nya masih ada. Kadang sudah mengantre lama, tapi malah habis,” ujarnya.

Menurut Sokhi, kondisi kelangkaan BBM di SPBU justru berbanding terbalik dengan ketersediaan BBM di pedagang eceran. BBM jenis Pertalite disebut masih mudah ditemukan, namun dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan harga di SPBU.

“Tapi anehnya di SPBU sulit dapat BBM, tapi banyak di pengecer. Pertalite dijual Rp20 ribu per liter,” ungkapnya.

Ia berharap pihak terkait segera mengambil langkah untuk memastikan distribusi dan pasokan BBM kembali normal di Kabupaten Nisel.

Menurutnya, kelancaran pasokan BBM sangat dibutuhkan masyarakat karena berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas warga dan kegiatan ekonomi.

Warga juga berharap pengawasan terhadap distribusi BBM dapat dilakukan secara maksimal sehingga tidak terjadi kelangkaan berkepanjangan yang berdampak terhadap masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan BBM yang berlangsung selama sebulan terakhir maupun langkah penanganan untuk menormalkan kembali pasokan di Nisel.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *