google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kelompok 1 UM BBM Produksi 12 Konten TikTok untuk Promosikan CMC Tiga Warna dan Edukasi Wisatawan

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Malang, iKoneksi.com – Pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi destinasi wisata terus berkembang. Melalui Program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Tematik, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menggagas program kepemanduan berbasis media TikTok untuk mendukung penyebaran informasi sekaligus promosi wisata konservasi CMC Tiga Warna.

Perwakilan Kelompok 1 UM BBM CMC Tiga Warna, Muhammad Gilang mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan aktivitas kepemanduan, layanan wisata, hingga edukasi konservasi kepada masyarakat melalui konten digital yang lebih dekat dengan generasi muda dan calon wisatawan.

“Melalui pendekatan kreatif berbasis media sosial, mahasiswa berupaya membantu pengelola destinasi wisata memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi,” kata Gilang.

Observasi Lapangan Jadi Fondasi Produksi Konten

Gilang menuturkan sebelum memulai proses produksi, tim Kepemanduan TikTok yang terdiri dari Gilang, Alya, Key, Salim, dan Niel melakukan observasi lapangan selama satu minggu. Observasi dilakukan untuk memahami aktivitas kepemanduan, pola pelayanan wisatawan, serta mengidentifikasi berbagai informasi yang menarik untuk diangkat menjadi konten digital.

“Dari hasil pengamatan tersebut, tim kemudian menyusun konsep, menentukan alur pengambilan gambar, serta menyusun jadwal produksi yang disesuaikan dengan aktivitas pemandu dan kru CMC Tiga Warna. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembuatan konten tidak mengganggu pelayanan wisata yang sedang berlangsung sekaligus memastikan seluruh materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi di lapangan,” ucap dia.

Pemandu dan Kru Jadi Talent Konten TikTok

Gilang mengungkapkan proses produksi, para pemandu dan kru CMC Tiga Warna terlibat langsung sebagai talent yang membawakan berbagai informasi terkait destinasi wisata dan aktivitas kepemanduan. Sementara itu, tim mahasiswa bertanggung jawab penuh mulai dari penyusunan konsep, briefing talent, proses pengambilan gambar, hingga penyuntingan video menjadi konten yang siap dipublikasikan.

“Setelah seluruh tahapan produksi selesai, video kemudian diserahkan kepada pengelola akun resmi TikTok CMC Tiga Warna untuk dipublikasikan secara bertahap. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan pengelola wisata dalam menghadirkan strategi promosi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perilaku wisatawan masa kini,” terang dia.

Hasilkan 12 Konten Edukasi dan Promosi Wisata

Gilang mengungkapkan program tersebut berhasil menghasilkan 12 konten TikTok yang mengangkat beragam tema mengenai CMC Tiga Warna. Konten yang diproduksi meliputi pengenalan kawasan wisata, aktivitas pemandu, paket wisata, rekomendasi spot foto, perlengkapan yang perlu dibawa wisatawan, karakter wisatawan, hingga fakta dan mitos seputar kawasan konservasi.

Adapun 12 konten yang dihasilkan antara lain:

– Introduction Part 1
– Get Ready With Me
– All About CMC Tiga Warna
– Life As A Tour Guide
– Tour Guide Starterpack
– POV Life Guide Pantai Gatra
– Introduction Part 2
– Photo Spots
– CMC Tiga Warna Package
– Types of Tourist
– Must Bring Items
– True or False

“Seluruh konten dirancang dengan konsep informatif dan ringan agar mudah dipahami oleh pengguna media sosial, khususnya generasi muda yang menjadi target utama promosi wisata digital,” tekan Gilang.

Permudah Wisatawan Mengenal CMC Tiga Warna Sebelum Berkunjung

Gilang menegaskan kehadiran 12 konten tersebut memberikan manfaat langsung bagi pengelola CMC Tiga Warna karena dapat digunakan sebagai materi promosi berkelanjutan melalui akun TikTok resmi destinasi. Selain memperkenalkan aktivitas kepemanduan dan layanan wisata, konten-konten tersebut juga berfungsi sebagai media edukasi mengenai konservasi lingkungan yang menjadi identitas utama CMC Tiga Warna.

“Bagi calon wisatawan, informasi yang disajikan membantu memberikan gambaran mengenai destinasi, fasilitas, aturan kunjungan, hingga pengalaman yang akan diperoleh sebelum melakukan perjalanan. Program ini sekaligus menunjukkan bagaimana pemanfaatan platform digital dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat promosi wisata berbasis konservasi sekaligus meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” tukas dia.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *