Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Figur Buher, Polisi Humanis yang Dicintai Warga Malang

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Nama Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., atau yang akrab disapa Buher, tampaknya belum lekang dari ingatan warga Kota Malang. Meski sudah hampir dua tahun meninggalkan jabatannya sebagai Kapolresta Malang Kota, sosoknya masih dianggap sebagai figur penuh empati yang meninggalkan jejak kuat dalam hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Kini bertugas sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya, Buher tetap menjadi simbol kedekatan dan ketulusan di mata berbagai elemen masyarakat. Kesaksian demi kesaksian mengalir, mencerminkan bagaimana kiprahnya selama tiga tahun memimpin Polresta Malang Kota meninggalkan warisan sosial yang sulit dilupakan.

Peduli Disabilitas, Membangun Ruang Akses yang Nyata

Ketua Yayasan Anak Bangsa, Yuning Kartikasari, menjadi salah satu saksi hidup atas perhatian besar Buher terhadap komunitas disabilitas di Kota Malang. Ia bercerita, puluhan anak dengan kebutuhan khusus di bawah naungan yayasan tersebut sangat mengenal nama mantan Kapolresta Malang Kota itu.

“Puluhan anak penyandang disabilitas tidak asing dengan nama beliau. Perhatian dan bantuan beliau sangat berarti bagi kami,” ungkap Yuning.

Yang lebih mengesankan, meski Buher kini bertugas di Jakarta, komunikasi dengan yayasan tersebut tidak pernah terputus. Yuning menegaskan bahwa mantan Kapolresta itu tetap menyempatkan diri memberi perhatian, baik dalam bentuk dukungan moral maupun komunikasi yang intens.

“Beliau sosok panutan. Meski sudah pindah tugas, beliau masih memberikan perhatian. Kami berdoa agar Allah selalu melindungi beliau,” tutur Yuning.

Di Mata Disabilitas: Buher Adalah Pahlawan Kesempatan Kerja

Sosok Buher juga memenuhi ruang hati komunitas disabilitas yang pernah bekerja bersamanya. Rara Lingga Mardiani Pragasiwi, seorang penyandang disabilitas yang pernah bekerja di bagian Humas Polresta Malang Kota, bahkan menyebut Buher sebagai pahlawan bagi dirinya dan teman-temannya.

“Di masa Ndan Buher, kami mendapatkan pekerjaan sesuai kemampuan kami,” tuturnya.

Rara menegaskan bahwa Buher memperlakukan seluruh jajaran di Polresta Malang Kota tanpa membedakan status, latar belakang, maupun kondisi fisik. Ia bahkan memberikan gelar terhormat kepada Buher sebagai “Bapak Disabilitas” sebuah penanda bahwa keberpihakan Buher bukan sekadar kata, tetapi nyata dan berdampak.

“Kami sangat mencintai beliau. Beliau tidak pernah membeda-bedakan siapa pun,” katanya.

Para Relawan: Buher Adalah Pelindung Kemanusiaan

Di lingkungan relawan, nama Buher disebut sebagai “bapak bagi para relawan”. Aphan, salah satu pentolan relawan ambulans, menegaskan hal itu ketika mengenang peran besar Buher dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan selama bertugas di Kota Malang.

“Beliau tidak perlu diragukan dalam urusan kemanusiaan. Dukungan beliau kepada seluruh relawan di Kota Malang sangat besar,” sebut Aphan, yang akrab disapa Gundul.

Yang paling berkesan, menurutnya, adalah kemudahan Buher diajak berkomunikasi. Meski memegang jabatan strategis, Buher digambarkan sebagai sosok yang tidak pernah menutup pintu bagi warganya.

“Jika dihubungi, beliau selalu menjawab dengan senang hati meski sibuk,” ucapnya.

Aphan bahkan menyampaikan harapan besar agar Buher kelak menempati posisi yang lebih strategis di tubuh Polri. Baginya, Buher adalah contoh nyata polisi humanis yang dibutuhkan bangsa.

“Kami yakin beliau akan menjadi figur penting di Polri dan menjadi panutan nasional,” lugasnya.

Warisan Sosial yang Tak Padam di Kota Malang

Meski telah meninggalkan Malang, reputasi Buher tetap hidup. Bukan karena jabatan atau pangkat, melainkan karena ketulusan tindakan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dari anak-anak disabilitas hingga relawan ambulans, jejak kemanusiaan Buher telah terpatri dengan tinta emas.

Kisah-kisah ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berdampak bukan hanya tentang kebijakan dan struktur kerja, tetapi tentang hati yang bekerja bersama rakyat. Dalam perspektif warga Kota Malang, Buher bukan hanya mantan Kapolresta—ia adalah sosok yang masih hadir dalam ingatan, doa, dan harapan banyak orang.

Dan bagi mereka, satu hal menjadi jelas sosok seperti Buher bukan hanya dibutuhkan, tetapi juga dirindukan.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *