google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Gudang Toko Santoso Kota Malang Terbakar Hebat Diduga Berasal Dari Lantai 2

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kobaran api melalap sebuah gudang penyimpanan barang pecah belah milik Toko Santoso di Jalan Gatot Subroto, Kota Malang, Rabu (23/4/2025) malam. Api membakar lantai dua bangunan dan memaksa petugas pemadam kebakaran bekerja keras hingga malam larut untuk mencegah meluasnya kebakaran ke bangunan di sekitarnya.

Kejadian ini menyita perhatian warga dan menimbulkan kepanikan, apalagi lokasi kebakaran berada di jalan utama yang menghubungkan Malang-Kepanjen, sehingga mengganggu lalu lintas dan aktivitas warga.

Api Muncul Menjelang Malam, Gudang Sudah Tutup

Menurut keterangan saksi mata, Supangat, warga sekitar sekaligus penjaga keamanan di kawasan tersebut, asap pertama kali terlihat sekitar pukul 19.45 WIB. Ia mengaku mendapat kabar awal dari sekelompok penjual topi yang berjualan tak jauh dari lokasi gudang.

“Awalnya anak-anak yang jualan topi kasih tahu ada asap keluar dari dalam bangunan. Begitu saya cek, benar ada asap pekat. Saya langsung ke lokasi untuk memastikan,” kata Supangat saat ditemui di lokasi kejadian.

Gudang tersebut, menurutnya, telah tutup sejak pukul 17.00 WIB. Artinya, tidak ada aktivitas manusia saat api mulai muncul. Gudang itu sendiri berfungsi sebagai tempat penyimpanan stok barang pecah belah milik Toko Santoso yang beroperasi di Pasar Besar Malang.

“Lokasi itu dulunya adalah bangunan bekas dealer kendaraan yang kemudian dimanfaatkan sebagai gudang,” sebut Supangat.

Kendaraan Operasional Ikut Hangus

Selain barang pecah belah, ternyata ada sejumlah kendaraan operasional milik toko yang juga tersimpan di dalam gudang. Supangat menyebut, setidaknya ada beberapa unit mobil dan sepeda motor yang ikut terbakar karena terparkir di dalam saat kebakaran terjadi.

“Ada mobil pikap dan beberapa motor yang memang biasa dipakai buat antar barang ke toko. Semua ikut terbakar,” sebut Supangat.

Hingga pukul 21.58 WIB, api masih terlihat membakar lantai dua bangunan. Petugas pemadam kebakaran dari UPT PMK Kota Malang dikerahkan dalam jumlah besar ke lokasi. Beberapa unit mobil pemadam berjajar di depan gudang, bergantian menyemprotkan air untuk menjinakkan api. Proses pemadaman dilakukan dari berbagai sisi untuk mempercepat pendinginan dan mencegah api menjalar ke bangunan tetangga.

Lalu Lintas Terganggu, Warga Padati Lokasi

Kebakaran ini juga berdampak langsung pada lalu lintas di Jalan Gatot Subroto. Jalur ini merupakan akses alternatif yang sangat vital bagi kendaraan dari dan menuju Kepanjen. Karena situasi darurat, aparat terpaksa menutup satu ruas jalan dan hanya membuka jalur satu arah untuk kendaraan ringan. Aparat kepolisian dan personel gabungan tampak mengatur lalu lintas sekaligus menghalau warga yang datang berkerumun untuk menyaksikan kebakaran dari dekat. Banyaknya warga yang penasaran membuat petugas harus bekerja ekstra menjaga perimeter lokasi.

“Kami mengamankan lokasi supaya warga tidak mendekat terlalu dekat. Api masih menyala, dan ada kemungkinan puing-puing jatuh,” kata seorang petugas di lapangan.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran. Dugaan awal belum mengarah pada korsleting listrik atau faktor lainnya, karena bangunan sedang dalam keadaan kosong saat kejadian. Pihak berwenang kini masih menunggu proses pemadaman selesai sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pemilik gudang pun belum memberikan pernyataan resmi terkait taksiran kerugian yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan dan pengawasan pada bangunan penyimpanan, terutama yang menyimpan barang mudah terbakar. Warga sekitar berharap insiden serupa tidak terulang dan penanganan cepat dapat mencegah jatuhnya korban maupun kerusakan lebih luas. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *