Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Jelang Libur Nataru, Disparta Kota Batu Siagakan Pengamanan dan Mitigasi

  • Bagikan
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: NightHDR; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Pariwisata Kota Batu (Disparta) melakukan pengkondisian khusus untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan. Langkah itu menjadi prioritas mengingat meningkatnya intensitas kunjungan sekaligus kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Ony Ardianto, menyampaikan bahwa strategi utama yang dilakukan adalah mengaktifkan koordinasi lintas sektor.

“Pertama, kami mengaktifkan koordinasi terkait strategi pengamanan serta penyambutan wisatawan yang akan datang ke Kota Batu,” ujarnya.

Langkah kedua adalah melakukan monitoring langsung ke destinasi wisata dan akomodasi. Tim Disparta bersama para pemangku kepentingan akan meninjau kesiapan fasilitas, kesiapan warga pengelola, hingga jalur evakuasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kami cek sertifikat laik fungsi, serta kesiapan petugas di masing-masing destinasi. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan,” jelas Ony.

Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir, seperti angin kencang, menjadi perhatian khusus. Ony menegaskan Disparta terus berkoordinasi dengan BPBD Kota Batu untuk melakukan assessment terhadap destinasi berisiko.

“BPBD sudah melakukan penilaian risiko di beberapa tempat wisata. Sebagian destinasi sudah masuk kategori wisata tanggap bencana,” katanya.

Selain assessment lapangan, Disparta juga menyiapkan sistem informasi cuaca yang akan disebarkan melalui media sosial, media elektronik, dan kanal komunikasi resmi lainnya. Informasi tersebut memuat prakiraan cuaca dari BMKG serta peringatan dini apabila kondisi dinilai berpotensi membahayakan wisatawan.

“Pemberitahuan cuaca akan kami sampaikan secara cepat agar wisatawan tidak terjebak kondisi berbahaya,” terangnya.

Ony juga menyebut peran DPUPR dan Dinas Perhubungan dalam pembenahan sejumlah titik rawan. Beberapa ruas jalan yang dinilai berpotensi membahayakan saat hujan deras atau angin kencang telah dirapikan dan dipasang portal pengaman. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan atau hambatan akses menuju lokasi wisata.

Dengan sederet persiapan ini, Ony berharap wisatawan tetap merasa aman berkunjung ke Kota Batu selama musim liburan. Ony menegaskan kenyamanan pengunjung adalah prioritas utama, baik dari sisi rekreasi maupun keselamatan.

“Kami ingin memastikan wisatawan tidak hanya menikmati kota ini, tapi juga merasa tenang selama berwisata,” pungkasnya.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *