google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dishub Malang Siapkan Rekayasa Lalin untuk Laga Arema

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Malang, iKoneksi.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang mengumumkan akan melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mengantisipasi kemacetan saat laga Arema FC menghadapi Persik Kediri pada 11 Mei 2025 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Pertandingan yang diperkirakan akan menarik perhatian ribuan penonton ini, diperkirakan dapat menyebabkan lonjakan volume kendaraan yang signifikan, terutama di sekitar area stadion. Untuk itu, Dishub Kabupaten Malang telah merancang serangkaian langkah strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi potensi kemacetan.

Tiga Tahap Rekayasa Lalin

Kepala Bidang Lalu Lintas (Lalin) Dishub Kabupaten Malang, Willy Deni Permana, menjelaskan rekayasa lalin yang akan diterapkan terbagi menjadi tiga tahap. Langkah pertama adalah penyekatan truk di simpang tiga Gondanglegi.

“Truk yang datang dari arah Turen dan Dampit menuju Pakisaji akan diarahkan untuk belok ke arah utara menuju Bululawang dan Kendalpayak, sehingga tidak melalui jalan utama Kepanjen,” kata Willy.

Willy menambahkan truk yang mengangkut tebu menuju Kebonagung juga harus melintasi rute alternatif, yakni melalui Gadang di Kota Malang.

“Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan besar yang sering kali memperlambat arus lalu lintas, terutama menjelang jam pertandingan,” tutur Willy.

Penyekatan di Simpang Empat Kepanjen

Langkah kedua dari rekayasa lalin adalah penyekatan di simpang empat Kepanjen. Truk yang datang dari arah Sumberpucung dan hendak menuju Krebet Bululawang lewat Jalan Panji akan diarahkan untuk belok ke utara menuju Jalan A Yani. Selanjutnya, kendaraan tersebut akan berputar melalui Gadang dan kembali menuju Krebet Bululawang.

“Truk-truk besar tidak boleh melewati Jalan Panji, mereka harus memutar terlebih dahulu ke Jalan Ahmad Yani untuk menghindari kepadatan di sekitar simpang empat,” jelas Willy.

Penyekatan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang akan mengarah ke Stadion Kanjuruhan dan memastikan tidak ada kendaraan besar yang menghalangi jalur utama, sehingga meminimalisir potensi kemacetan.

“Rekayasa ini juga akan mengurangi interaksi antara kendaraan ringan dan truk besar, yang sering kali menjadi penyebab kemacetan di area sekitar stadion,” ucap Willy.

Sterilisasi Jalan Raden Prayitno untuk Suporter

Tahap ketiga adalah sterilisasi Jalan Raden Prayitno atau Kedungpendaringan dari angkutan logistik besar. Jalan ini akan difokuskan untuk digunakan oleh rombongan suporter yang menuju Stadion Kanjuruhan. Willy mengungkapkan untuk memastikan kelancaran perjalanan suporter, pihaknya akan menutup ujung utara jalan tersebut dengan water barrier. Langkah ini bertujuan agar suporter dapat bergerak dengan lebih leluasa tanpa terhalang oleh kendaraan logistik.

“Jalan ini akan khusus diperuntukkan bagi suporter yang datang ke stadion. Kami ingin memberikan kenyamanan dan keamanan bagi mereka agar dapat menuju stadion tanpa hambatan,” terang Willy.

“Hal ini juga merupakan upaya untuk meminimalkan kerumunan kendaraan dan mencegah terjadinya penumpukan di jalan-jalan utama sekitar stadion,” lanjut Willy.

Skema Dinamis Berdasarkan Kondisi di Lapangan

Meskipun rekayasa lalin ini sudah disusun dengan rinci, pihak Dishub Kabupaten Malang menyebutkan bahwa skema tersebut bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika situasi lalu lintas di sekitar Gadang menjadi terlalu padat, petugas akan mengalihkan kendaraan untuk melewati rute alternatif, seperti Kendalpayak melalui Karangduren dan Pakisaji.

“Rekayasa lalin ini akan diberlakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga jelang pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB. Dengan langkah-langkah strategis ini, Dishub berharap dapat mengurangi dampak kemacetan yang sering terjadi saat pertandingan besar seperti Arema versus Persik Kediri. Selain itu, pihak Dishub juga menyiapkan sejumlah petugas untuk memantau kondisi di lapangan dan memberikan arahan kepada pengendara demi kelancaran arus lalu lintas,” ungkap Willy.

Dengan rekayasa lalin yang telah disiapkan ini, Willy berharap acara pertandingan Arema vs Persik dapat berjalan lancar tanpa gangguan yang berarti.

“Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi contoh dalam menghadapi acara-acara besar lainnya di Kabupaten Malang, yang tak hanya membutuhkan persiapan keamanan, tetapi juga kelancaran transportasi untuk mendukung kelancaran acara,” tukas Willy. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *