google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Event Porprov Jatim 2025 Bangkitkan Kunjungan Wisatawan di Selecta

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Di tengah merosotnya kunjungan wisata akibat menurunnya daya beli masyarakat dan persaingan antar destinasi yang makin ketat, Taman Rekreasi Selecta menunjukkan bahwa krisis bukan alasan untuk menyerah. Justru di saat industri pariwisata Kota Batu mengalami tekanan berat, Selecta memutar haluan dengan strategi baru: inovasi edukatif dan penyelenggaraan event olahraga berskala besar.

Kunjungan Turun 40 Persen, PHRI Ungkap Penyebabnya

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud, mengungkapkan pada semester pertama 2025, jumlah wisatawan menurun drastis dibandingkan tahun lalu. Dari 300 ribu pengunjung, kini hanya tersisa sekitar 182 ribu wisatawan. Penurunan ini, menurutnya, merupakan efek dari melemahnya daya beli masyarakat dan kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah.

“Dana keluarga yang biasa digunakan untuk rekreasi kini dialihkan untuk kebutuhan pokok. Ini memicu efek domino ke sektor swasta, termasuk taman-taman rekreasi,” katanya.

Tidak hanya itu, kompetisi antar destinasi di daerah lain seperti Mojokerto, Malang, Jawa Tengah hingga Yogyakarta, membuat pangsa pasar wisata domestik Kota Batu semakin tergerus.

Selecta Tawarkan Edukasi dan Ekonomi Sirkular

Menanggapi situasi tersebut, Pramono, Direktur Utama Selecta, menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Selecta meluncurkan beragam paket wisata edukatif, seperti edukasi tanaman hias, pengelolaan sampah, hingga sejarah taman rekreasi. Paket ini ditujukan kepada pelajar dan karyawan, dengan harga yang terjangkau namun tetap mendidik.

“Bahkan limbah plastik yang tidak bisa didaur ulang diolah menjadi produk bernilai jual, seperti asbak dan batako, yang kemudian dipasarkan ke luar kota setiap bulan. Ini bagian dari komitmen kami terhadap pendidikan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi kreatif,” kata Pramono.

Event Olahraga Jadi Magnet Baru

Sujud yang juga direksi Selecta mengungkapkan Selecta juga memanfaatkan momen besar seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) untuk mendongkrak jumlah pengunjung. Saat Porprov dan libur sekolah, kunjungan melonjak drastis hingga 4.000–5.000 orang per hari, jauh di atas rata-rata kunjungan harian yang hanya 20–40 persen dari kapasitas.

Okupansi hotel pun menurut Sujud turut terdongkrak, terutama dari kelas bintang 3 ke bawah yang dipilih oleh rombongan atlet dan keluarganya. Sementara hotel bintang 4 ke atas lebih banyak ditempati oleh tamu keluarga atau sponsor pribadi.

S”electa kini bersiap menggelar event loncat indah nasional, dan dalam tiga tahun ke depan akan meningkatkan skala ke tingkat internasional. Event ini bukan hanya soal olahraga. Tapi juga soal memperluas eksposur Selecta ke pasar baru,” kata Sujud.

Incar Wisatawan Asing, Tawarkan Daya Tarik Lokal

Tak hanya fokus pada pasar domestik, Selecta juga mulai membidik wisatawan mancanegara, terutama dari Eropa dan China. Dengan kekuatan pada keindahan alam, kesejukan udara, dan nilai budaya lokal, Selecta menawarkan pengalaman yang tidak bisa ditemukan di negara asal mereka.

“Ketika atlet dan keluarganya pulang dan menceritakan pengalaman mereka, itu menjadi promosi gratis yang sangat efektif. Kami ingin menjadikan Selecta sebagai ikon wisata Indonesia yang dikenal luas,” tutup Sujud dengan optimis. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *