google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

BPS Kota Malang Antisipasi Petugas Sensus Bodong Melalui Barcode

  • Bagikan
Pelatihan Calon Petugas Sensus Ekonomi Kota Malang 2026 Gelombang 3
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Gelombang tiga pelatihan calon petugas Sensus Ekonomi Badan Pusat Statistika (BPS) Kota Malang digelar pada Rabu (10/06/2026), di Hotel Aliante. Kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta dari total 627 calon petugas selama tiga hari tiga malam.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso menyoroti tantangan ekstra bagi petugas sensus. Dengan perkembangan zaman, banyak orang mengatasnamakan petugas padahal palsu yang pada akhirnya menimbulkan ketidakpercayaan pada masyarakat.

“Akibatnya, petugas asli sensus memiliki tantangan lebih untuk turun lapangan. Karena itu, rekan-rekan harus tetap jaga etika sebagai bagian dari ujung tombak pemerintah di masyarakat,” ujar Erik.

Pelatihan Calon Petugas Sensus Ekonomi Kota Malang 2026 Gelombang 3

Menanggapi hal tersebut, kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin menjelaskan bahwa BPS telah mengantisipasi terkait petugas sensus bodong. Umar mengatakan, petugas resmi akan dilengkapi atribut seperti rompi hitam, mengenakan name tag dilengkapi barcode, disertai surat tugas resmi.

“Barcode di name tag nanti dapat di scan untuk verifikasi apakah itu betul-betul petugas BPS atau tidak,” kata Umar.

Ia membeberkan sensus ekonomi Kota Malang sendiri akan dilaksanakan secara door to door sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Targetnya, petugas sensus dapat menyelesaikan 10 hingga 13 Kartu Keluarga (KK) perhari.

“Jadi, nanti pelaksanaan survei melalui sistem, tidak lagi kuesioner. Sehingga, ada syarat-syarat khusus bagi petugas, selama pendaftaran ada SOP-nya,” jelas Umar.

Kepala BPS Kota Malang, Umar SjaifudinUmar menekankan angka 627 ini diambil dari hasil penjaringan melalui proses
pendaftaran dan tes wawancara dari 1.200 pendaftar. Kualifikasi utamanya adalah petugas berusia 18-50 tahun dan mampu menggunakan HP Android.

“Selain sensus ekonomi yang dilaksanakan 10 tahun sekali atau pada tahun akhiran 6, BPS juga melakukan sensus pertanian pada tahun berakhiran 3, dan sensus penduduk pada tahun berakhiran 0,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
Penulis: AndiniEditor: Mike
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *