google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Diga Pinem Pimpin Caretaker GMNI Sumut, Siap Konsolidasi Besar dan Gelar Konferda

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) resmi menunjuk Diga Pinem sebagai Ketua Caretaker Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Sumatera Utara. Penunjukan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) langsung oleh Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar, sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan roda organisasi dan memperkuat konsolidasi kader di Sumatera Utara.

Penyerahan SK itu menjadi momentum penting bagi GMNI Sumut dalam memasuki fase baru penguatan organisasi. Selain menyiapkan pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda), kepengurusan caretaker juga dibebani tugas mempercepat kaderisasi serta memperluas aktivasi organisasi hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Diga Pinem menegaskan kepengurusan caretaker akan menjalankan amanah organisasi secara demokratis, bertanggung jawab, dan tetap berlandaskan nilai-nilai ideologis GMNI.

“Caretaker DPD GMNI Sumatera Utara akan fokus menjalankan tugas organisasi sesuai AD/ART, termasuk mempersiapkan Konferda dan melaksanakan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) sebagai upaya memperkuat pemahaman ideologi kader di Sumatera Utara,” tutur mahasiswa USU itu.

Menurut Diga, penguatan organisasi tidak hanya berhenti pada pembentukan struktur kepengurusan. Lebih dari itu, GMNI harus hadir sebagai ruang kaderisasi yang mampu melahirkan generasi muda kritis, progresif, dan memiliki keberpihakan terhadap rakyat.

“Karena itu, DPD GMNI Sumut menargetkan aktivasi organisasi di seluruh wilayah Sumatera Utara. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas pendidikan politik, memperkuat kaderisasi ideologis, serta membangun kekuatan sosial yang berpihak kepada masyarakat,” sebutnya.

Soroti Ketimpangan Sosial dan Demokrasi

Dalam pernyataannya, GMNI Sumut juga menyoroti berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari ketimpangan pembangunan, persoalan agraria, kemiskinan struktural, hingga tingginya angka pengangguran terdidik. Menurut Diga, mahasiswa tidak boleh menjadi kelompok intelektual yang terpisah dari realitas sosial rakyat. Sebaliknya, mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan yang mampu menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik perjuangan sosial.

“Mahasiswa harus menjadi pelopor perubahan, menjadikan rakyat sebagai orientasi utama perjuangan dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tekannya.

GMNI Sumut juga menegaskan komitmennya menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah. Organisasi akan mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat, namun tidak akan ragu menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.

“Bagi GMNI, kritik bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan bagian dari tanggung jawab moral organisasi dalam menjaga arah pembangunan agar tetap sesuai amanat konstitusi dan cita-cita keadilan sosial,” ungkap dia.

Marhaenisme Tetap Jadi Kompas Perjuangan

Diga menegaskan seluruh gerak organisasi akan tetap berpijak pada prinsip-prinsip Marhaenisme sebagai ideologi perjuangan GMNI. Nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun keberpihakan kepada rakyat kecil, melawan ketidakadilan sosial, dan memperjuangkan kemandirian bangsa. Di bawah kepemimpinannya, GMNI Sumut berkomitmen membangun organisasi yang kuat secara ideologis, maju secara intelektual, dan aktif dalam perjuangan kerakyatan.

“Di tengah ketimpangan sosial, tekanan ekonomi rakyat, dan tantangan demokrasi, GMNI harus menjadi pelopor kesadaran, penggerak perubahan, dan benteng ideologis perjuangan kaum Marhaen,” seru Diga.

“Dengan kepemimpinan caretaker yang baru, GMNI Sumatera Utara kini bersiap memasuki agenda konsolidasi besar organisasi, mulai dari penguatan kaderisasi, pelaksanaan Konferda, hingga perluasan gerakan mahasiswa di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat peran kaum muda dalam menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan demokrasi di Sumatera Utara,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *