google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wali Kota Malang Dorong Kepedulian terhadap Yatim dan Disabilitas Jadi Gerakan Berkelanjutan

  • Bagikan
Walikota Malang beserta jajarannya menghadiri acara lebaran yatim dan penyandang disabilitas di MAN 2 Kota Malang. Kamis (25/6/2026)(Aisyah Dyah Novayanti Suep/ikoneksi.com)
banner 468x60
Walikota Malang beserta jajarannya hadiri dalam acara lebaran yatim dan penyandang disabilitas di MAN 2 Kota Malang. Kamis (25/6/2026)(Aisyah Dyah Novayanti Suep/ikoneksi.com)

Kota Malang, ikoneksi.com – Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah yang diikuti 650 penerima manfaat di MAN 2 Kota Malang, Rabu (25/6/2026).

Menurut Wahyu, kegiatan yang digelar Kementerian Agama Kota Malang tersebut menunjukkan bahwa semangat berbagi dan gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Ia menilai perhatian kepada kelompok rentan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

“Bahagia sungguh terasa ketika kita berbagi kebahagiaan dalam acara Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas ini. Saya memberikan apresiasi kepada Kementerian Agama yang telah menyelenggarakan kegiatan penuh dedikasi. Ini merupakan upaya yang baik sebagai pengingat bagi kita semua untuk terus berbagi dan terus merayakan kebersamaan. Hari ini kita bersama-sama hadir untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas,” kata Wahyu.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Malang akan terus mendorong semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, tetapi harus dibangun melalui sinergi antara pemerintah, lembaga, dunia usaha, dan masyarakat.

“Pemerintah Kota Malang terus mendorong gotong royong karena pembangunan yang berkelanjutan tidak dapat berjalan sendiri, tetapi harus selalu bersinergi. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang semakin luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Wahyu menilai, kegiatan sosial seperti Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas tidak hanya menghadirkan bantuan bagi penerima manfaat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Karena itu, ia berharap momentum Muharam dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berbagi kepada sesama, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

“Kegiatan yang digelar Kemenag Kota Malang tersebut diikuti 650 anak yatim dan penyandang disabilitas dengan total bantuan yang disalurkan mencapai Rp193 juta,” pungkas Wahyu.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *