google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

APRC Sumut 2026 Dimulai di Siantar, 45 Pereli Pacu Adrenalin di Lintasan Simalungun

  • Bagikan
banner 468x60

Pematangsiantar, iKoneksi.com – Sebanyak 45 pereli dari Indonesia dan mancanegara mengikuti Asia Pacific Rally Championship (APRC) Sumatera Utara 2026 yang dimulai melalui ceremonial start di Lapangan H. Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Jumat (7/8/2026), sebelum melintasi kawasan PTPN IV Regional I Kebun Toba Sari, Kabupaten Simalungun, dalam ajang yang juga menjadi putaran keempat Kejuaraan Nasional Reli 2026 dan seri ketiga APRC.

Kejuaraan reli internasional tersebut menempuh total lintasan 231,10 kilometer yang terbagi dalam 12 Special Stage (SS), dengan jarak kompetitif mencapai 167,96 kilometer. Lintasan dibagi menjadi dua etape, masing-masing enam SS pada hari pertama sepanjang 83,66 kilometer dan enam SS pada hari kedua dengan jarak 84,30 kilometer.

Ketua Panitia Regional APRC Sumatera Utara 2026, Agus Rangkuti mengatakan, ceremonial start digelar di Lapangan H. Adam Malik Pematangsiantar, sedangkan rangkaian perlombaan akan berakhir di Lapangan Sari Matondang, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

“Pembukaan kita lakukan di Lapangan H. Adam Malik Pematangsiantar, sedangkan penutupan akan berlangsung di Lapangan Sari Matondang, Sidamanik,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).

Dari 45 peserta, sejumlah pereli berasal dari Malaysia, India dan Spanyol. Sementara peserta nasional berasal dari 10 provinsi di Indonesia, di antaranya Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Sulawesi Selatan.

Setelah dilepas dari Pematangsiantar, para peserta akan menghadapi lintasan tanah keras di kawasan PTPN IV Regional I Kebun Toba Sari, Simalungun. Karakter lintasan tersebut menjadi tantangan bagi pembalap maupun kendaraan yang digunakan dalam perlombaan.

Agus menjelaskan, dari 12 SS yang diperlombakan, SS 7 dan SS 10 menjadi lintasan terpanjang dengan jarak masing-masing 18,27 kilometer. Sedangkan SS 1 dan SS 4 menjadi lintasan terpendek dengan jarak 8,44 kilometer.

Penyelenggaraan APRC Sumatera Utara 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi otomotif, tetapi juga diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat di Pematangsiantar dan Simalungun.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara, Harun Mustafa mengatakan persiapan penyelenggaraan reli telah dilakukan sekitar tiga bulan. Selain persiapan teknis perlombaan, panitia juga menggelar kegiatan sosial sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Menurut Harun, kedatangan peserta dan tim pendukung dari berbagai daerah serta mancanegara turut meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. Kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel di Pematangsiantar dan sekitarnya.

“Pelaksanaan Rally ini menjadi pilot project Rally di Sumut sehingga UMKM bisa bergerak dan hotel penuh sampai sejumlah peserta ada yang tidur di rumah masyarakat. Terima kasih kepada seluruh peserta Pertamax Turbo. Kepada para pebalap, selamat berlomba dan mari kita berlomba secara sportif,” kata Harun.

Ketua Dewan Pembina IMI Sumatera Utara, Musa Rajekshah atau Ijeck menilai penyelenggaraan reli membutuhkan biaya besar karena menggunakan lintasan alam terbuka dan tidak mengandalkan sirkuit permanen.

Namun, menurutnya, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga dapat menjadi sarana promosi pariwisata Sumatera Utara ke tingkat internasional.

“Rally bukan sekadar kompetisi olahraga otomotif, tetapi juga menjadi sarana strategis memperkenalkan potensi wisata Sumatera Utara, khususnya kawasan Danau Toba, kepada dunia internasional,” ujar Ijeck.

Ijeck menyebut Pematangsiantar sebelumnya pernah menjadi bagian dari sejarah penyelenggaraan reli pada 1995. Kembalinya ajang reli ke kawasan tersebut dinilai menjadi momentum untuk memperkuat promosi destinasi wisata Danau Toba melalui konsep sport tourism.

Dengan kehadiran puluhan pereli, tim pendukung dan penonton, APRC Sumatera Utara 2026 diharapkan memberikan dampak terhadap sektor perhotelan, UMKM dan usaha masyarakat sekaligus memperkenalkan kawasan Danau Toba dan Sumatera Utara sebagai destinasi wisata olahraga bertaraf internasional.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *