google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Heboh! Tidak Tamat S1 Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Pengangkatan Mufli Budi Ananda sebagai Komisaris PT Krakatau Posco memicu gelombang reaksi di media sosial. Sosok yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad itu menjadi sorotan publik setelah rekam jejak pendidikan dan pengalaman profesionalnya ramai diperbincangkan warganet.

Perbincangan bermula dari unggahan sejumlah akun media sosial yang mempertanyakan kelayakan Mufli menduduki posisi komisaris di perusahaan patungan industri baja berskala besar tersebut. Banyak warganet menyoroti latar belakang pendidikannya yang disebut belum menyelesaikan jenjang sarjana (S1).

Berdasarkan informasi yang beredar, Mufli merupakan lulusan Diploma III (D3) Teknik Listrik dari Politeknik Bunda Kandung. Ia diketahui sempat melanjutkan pendidikan S1 di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada 2012, namun disebut tidak menuntaskan perkuliahannya.

Unggahan mengenai pengangkatannya langsung memancing beragam komentar. Sebagian warganet mempertanyakan proses penunjukan komisaris pada perusahaan strategis nasional yang dinilai seharusnya mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak di bidang industri.

Sejumlah komentar di media sosial menyebut jabatan komisaris pada perusahaan pengelola industri baja seharusnya diisi oleh figur yang memiliki pengalaman relevan. Ada pula yang membandingkan proses seleksi yang harus dilalui masyarakat umum untuk memperoleh pekerjaan dengan pengangkatan pejabat di perusahaan besar.

Selain latar belakang pendidikan, pengalaman kerja Mufli juga menjadi bahan diskusi publik. Warganet menilai belum terdapat rekam jejak yang dikenal luas terkait keterlibatan Mufli di sektor industri baja maupun manufaktur sebelum dipercaya mengemban jabatan tersebut.

Hingga kini, pengangkatan Mufli Budi Ananda masih menjadi topik yang ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Beragam pandangan bermunculan, mulai dari kritik terhadap mekanisme penunjukan hingga tuntutan agar perusahaan memberikan penjelasan kepada publik mengenai dasar pengangkatan komisaris tersebut.

Sampai berita ini ditulis, belum terdapat pernyataan resmi dari PT Krakatau Posco maupun Mufli Budi Ananda yang memberikan penjelasan terkait polemik yang berkembang di media sosial. Demikian pula belum ada keterangan resmi mengenai pertimbangan yang menjadi dasar penunjukan komisaris tersebut.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *