google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

568 Ribu Lebih Pelajar Kabupaten Malang Sudah Punya Rekening, Saldo Tembus Rp.187,67 Miliar

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Malang, iKoneksi.com– Budaya menabung di kalangan pelajar Kabupaten Malang terus menunjukkan tren positif. Hingga 31 Mei 2026, sebanyak 568.527 pelajar telah memiliki rekening tabungan melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dengan total saldo mencapai Rp.187,67 miliar. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda.

Untuk memperkuat capaian itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Malang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, dan industri perbankan kembali menguatkan implementasi Program KEJAR dan Rajin Menabung (RABU) di satuan pendidikan se-Kabupaten Malang. Kegiatan bertema ‘Pelajar Makmur, Cerdas Finansial’ itu digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (30/6).

Acara tersebut dihadiri Bupati Malang Sanusi, Kepala OJK Malang Farid Faletehan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Siti Nurfalinda, serta lebih dari 500 kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan siswa dari 33 kecamatan. Selain itu, sekitar 1.100 peserta mengikuti kegiatan secara daring.

Kepala OJK Malang, Farid Faletehan mengatakan, keberhasilan program tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, regulator, dunia pendidikan, dan industri jasa keuangan. Menurutnya, kepemilikan rekening tabungan menjadi langkah awal membangun perilaku keuangan yang sehat sejak usia sekolah.

“Melalui Program KEJAR, OJK mendorong semakin banyak pelajar memiliki akses terhadap layanan keuangan formal sekaligus membangun perilaku pengelolaan keuangan yang bijak. Budaya menabung yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal bagi generasi muda dalam mengambil keputusan keuangan yang bertanggung jawab di masa depan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan Program KEJAR dan RABU di seluruh satuan pendidikan Kabupaten Malang sebagai pembaruan komitmen yang telah berjalan sejak 2021. Penandatanganan itu menjadi penguat sinergi berbagai pihak untuk memperluas implementasi program secara berkelanjutan.

Tak hanya itu, enam lembaga perbankan yakni BRI, Bank Mandiri, BSI, BNI, Bank Jatim, dan BPR Artha Kanjuruan menyerahkan lebih dari 5.000 rekening Simpanan Pelajar (Simpel) kepada siswa SD dan SMP/MTs negeri maupun swasta. OJK bersama pelaku usaha jasa keuangan juga membuka layanan konsultasi mengenai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), pembukaan rekening, akses pembiayaan, hingga edukasi produk dan jasa keuangan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Malang, Sanusi berharap kebiasaan menabung tidak hanya meningkatkan kemampuan finansial pelajar, tetapi juga membentuk karakter mereka sejak dini.

“Kebiasaan menabung sejak dini tidak hanya membentuk kemampuan mengelola keuangan, tetapi juga menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan perencanaan yang baik,” katanya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *