google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pemkot Malang Gandeng Akademisi, Susun Kurikulum Sejarah TRIP

  • Bagikan
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat sampaikan sambutan pada bakti sosial di Monumen Pahlawan TRIP Malang, Senin (20/07/2026)
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com– Perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) atau Mastrip bakal dikenalkan lebih luas kepada generasi muda melalui kurikulum sekolah. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah menyiapkan materi sejarah perjuangan tentara pelajar untuk dimasukkan dalam pembelajaran di tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, penyusunan materi telah dilakukan bersama akademisi Universitas Negeri Malang (UM). Saat ini, materi tersebut tinggal menunggu proses untuk diintegrasikan ke dalam mata pelajaran.

“Materi-materi kurikulum sudah kami buat. Kami juga sudah berdiskusi dan bekerja sama dengan UM. Sekarang tinggal memasukkan ke dalam mata pelajaran,” ujarnya usai menghadiri bakti sosial Hari Bakti ke-79 TNI Angkatan Udara di kawasan Monumen Pahlawan TRIP, Senin (20/07/2026).

Menurut Wahyu, langkah tersebut dilakukan agar sejarah perjuangan para tentara pelajar tidak hilang ditelan zaman. Selama ini, peringatan gugurnya para pejuang TRIP selalu diperingati setiap 31 Juli. Namun, ia menilai pembelajaran sejarah juga perlu masuk ke ruang kelas agar dipahami generasi muda.

“Ada sejarah yang tidak bisa terlupakan dari para pelajar yang dahulu seharusnya belajar, tetapi memilih berjuang mempertahankan Kota Malang dan Indonesia. Nilai-nilai itu yang ingin kami wariskan kepada anak-anak melalui pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan, materi tersebut tidak hanya membahas kronologi perjuangan TRIP, tetapi juga menanamkan nilai patriotisme, pengorbanan, semangat pantang menyerah, dan kecintaan terhadap bangsa.

“Kalau dulu para pelajar berjuang dengan mempertaruhkan jiwa dan raganya, maka pelajar saat ini berjuang melalui peningkatan kualitas pendidikan untuk menyongsong Indonesia Emas,” jelasnya.

Rencana tersebut disampaikan bertepatan dengan kegiatan bakti sosial Hari Bakti ke-79 TNI AU yang digelar bersama unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Malang, Mastrip, dan masyarakat. Kegiatan berupa pengecatan kawasan Monumen dan Makam Pahlawan TRIP itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti TNI AU pada 29 Juli serta peringatan gugurnya Tentara Republik Indonesia Pelajar pada 31 Juli.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *