google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Respons Cepat Keluhan Wisatawan, Alfi Nurhidayat Pastikan Pengawasan PKL Alun-Alun Kota Batu Diperketat

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bergerak cepat merespons keluhan wisatawan yang viral di media sosial terkait dugaan praktik penyajian wedang ronde yang dinilai tidak higienis di kawasan sentra PKL Alun-Alun Kota Batu. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Alfi Nurhidayat langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus memperkuat pengawasan terhadap para pedagang.

Langkah tersebut dilakukan menyusul ramainya unggahan seorang wisatawan di media sosial Threads yang mengaku melihat salah satu pedagang memasukkan kembali sisa kuah ronde bekas pembeli untuk disajikan kepada pelanggan lain. Unggahan itu memicu perhatian publik dan menjadi perbincangan luas di media sosial.

Alfi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu mendatangi sentra PKL Alun-Alun pada Rabu (22/7/2026). Selain meninjau aktivitas pedagang, rombongan juga meminta klarifikasi langsung kepada penjual yang disebut dalam unggahan tersebut.

Menurut Alfi, Pemkot tidak ingin berspekulasi terhadap informasi yang beredar.

“Karena itu, setiap laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru sekaligus menjaga kepercayaan wisatawan terhadap destinasi kuliner Kota Batu,” ucapnya.

Hasil klarifikasi sementara dari pedagang, lanjutnya, membantah tudingan tersebut.

“Pedagang menyatakan tidak pernah menggunakan kembali sisa kuah maupun isian ronde bekas pembeli. Pemerintah juga belum menemukan bukti visual yang menguatkan dugaan tersebut,” sebut mantan Kadis PUPR Kota Batu itu.

Meski demikian, Alfi menegaskan kejadian itu menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Batu.

“Pembinaan terhadap seluruh pedagang di kawasan Alun-Alun akan diperketat, terutama terkait standar kebersihan, keamanan pangan, dan pelayanan kepada konsumen,” tekan dia.

“Kepercayaan wisatawan harus dijaga. Karena itu pembinaan kepada seluruh pelaku usaha akan terus kami tingkatkan agar standar kebersihan dan pelayanan tetap terjaga,” tegas mantan Kadis Pendidikan Kota Batu itu.

Pemkot Batu juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Di sisi lain, setiap keluhan dari wisatawan tetap akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan di kawasan wisata maupun sentra kuliner Kota Batu,” ungkapnya seraya menutup wawancara.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *