google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tragedi Longsor di Pacet: Evakuasi Dramatis Korban Minibus

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Mojokerto, iKoneksi.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Pacet, perbatasan Mojokerto–Batu, Kamis (3/4/2025) sore, memicu longsor yang menelan korban jiwa. Sebuah minibus Toyota Innova yang diduga ditumpangi satu keluarga asal Sidoarjo tertimbun material longsor, memaksa aparat dan tim penyelamat bekerja ekstra keras dalam kondisi ekstrem.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, turun langsung ke lokasi bersama Kabag Ops, Kasat Samapta, dan Kasatlantas untuk memimpin proses evakuasi. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.55 WIB, saat hujan deras membuat tanah di kawasan tersebut tak mampu menahan beban, hingga akhirnya longsor terjadi dan menimpa kendaraan malang tersebut.

Evakuasi Penuh Tantangan di Tengah Cuaca Ekstrem

Andi menceritakan proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim gabungan dari Polres Batu dan BPBD Kota Batu, dengan bantuan berbagai instansi terkait, menghadapi tantangan besar akibat cuaca buruk dan kondisi tanah yang masih labil. Petugas harus ekstra hati-hati dalam menangani material longsor agar tidak terjadi longsor susulan yang bisa membahayakan keselamatan tim penyelamat.

“Korban yang berhasil dievakuasi ada enam orang, diduga satu keluarga yang mengendarai mobil Innova. Seluruh korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Kota Batu dan RS Hasta Brata Kota Batu karena lokasi rumah sakit tersebut lebih dekat dari TKP,” kata Andi, kepada iKoneksi.com Jumat (4/4/2025).

Sebelumnya, pada Kamis malam, satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dirujuk ke rumah sakit di wilayah Mojokerto.

“Sementara itu, tim penyelamat terus bekerja keras mengevakuasi korban lainnya yang masih berada di dalam kendaraan yang tertimbun material longsor,” tutur Andi.

Jalur Ditutup, Warga Diminta Gunakan Alternatif Lain

Mengingat kondisi jalan yang berbahaya, Andi mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melintasi jalur Pacet–Mojokerto menuju Kota Batu. Untuk menghindari risiko lebih lanjut, warga dianjurkan menggunakan jalur alternatif seperti Kediri atau melalui jalan tol.

“Kami mengimbau agar warga luar Kota Batu yang hendak berkunjung tidak melintas dari jalur Pacet Mojokerto. Keselamatan harus menjadi prioritas, dan kami akan memastikan jalur ini benar-benar aman sebelum dibuka kembali,” tegas Andi.

Kolaborasi Banyak Pihak dalam Penanganan Bencana

Penanganan bencana ini tidak hanya melibatkan aparat kepolisian dan BPBD Kota Batu, tetapi juga BPBD Provinsi Jawa Timur, Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Mojokerto, Tahura R Soerjo Jatim, Dinas Bina Marga Provinsi Jatim, Damkar Kota Batu, serta TNI-Polri. Selain itu, turut serta PSC Kota Batu, Agen Informasi Bencana Jatim, Relawan CORRE Indonesia, Relawan Ambulans Malang Raya, FPRB Desa Bumiaji Kota Batu, KNDJH Rescue, Perangkat Desa Sumberbrantas, dan warga sekitar yang turut memberikan bantuan.

“Upaya pembersihan material longsor dan pemulihan jalur masih terus dilakukan. Tim gabungan akan terus bekerja hingga kondisi dinyatakan aman sepenuhnya bagi pengguna jalan. Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap bencana alam, terutama di kawasan rawan longsor seperti Pacet,” terang Andi.

“Dengan upaya maksimal dan koordinasi yang baik, diharapkan situasi dapat segera pulih, dan jalur vital ini kembali bisa digunakan dengan aman,” pungkas Andi. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *