google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Banyu Biru Salurkan Ratusan Bantuan BRI di Madiun

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Madiun, iKoneksi.com – Anggota Komisi VII DPR RI, Banyu Biru Djarot, menyalurkan ratusan unit bantuan perjuangan aspirasi yang bersumber dari dukungan Bank Rakyat Indonesia melalui Kantor Cabang BRI Kabupaten Madiun, Jumat (13/2/2026).

Penyerahan bantuan digelar di Kantor Cabang BRI Kabupaten Madiun dan dihadiri Kepala Cabang BRI Madiun, Rizky Akbar Trilaksono, serta perwakilan kelompok tani dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai alat penunjang produktivitas, mulai dari hand traktor, mesin semprot pertanian, mesin pemotong rumput, gergaji mesin, hingga pompa air lengkap dengan pipa. Selain itu, terdapat pula peralatan untuk pelaku UMKM seperti kontainer tempat jualan kopi, meja dan kursi kayu, serta mesin pendingin.

Banyu Biru mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari perjuangan aspirasi yang ditujukan untuk memperkuat sektor pertanian dan UMKM di daerah.

“Ini bentuk komitmen kami untuk mendorong produktivitas masyarakat, baik petani maupun pelaku UMKM. Harapannya, bantuan ini langsung berdampak pada peningkatan ekonomi warga,” tutur Banyu.

Sebagai anggota Komisi VII yang membidangi sektor industri, UMKM, dan kemitraan usaha, Banyu menilai kolaborasi dengan BRI menjadi langkah strategis dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, petani membutuhkan alat modern untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen. Sementara pelaku UMKM memerlukan sarana usaha yang layak agar mampu bersaing dan berkembang.

“Kalau alatnya memadai, produktivitas meningkat. Kalau usaha kecil punya fasilitas yang baik, omzet juga bisa naik,” katanya.

Kepala Cabang BRI Madiun, Rizky Akbar Trilaksono, menyampaikan BRI mendukung penuh program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sinergi dengan wakil rakyat.

“BRI berkomitmen untuk terus hadir mendukung penguatan sektor riil, khususnya UMKM dan pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya dimanfaatkan secara individu, tetapi dikelola secara kolektif agar manfaatnya lebih luas dan berkelanjutan.

Penyaluran bantuan tersebut disambut antusias para penerima. Sejumlah kelompok tani menyebut hand traktor dan pompa air sangat membantu proses pengolahan lahan, terutama di tengah tantangan biaya operasional yang terus meningkat.

Sementara pelaku UMKM menilai bantuan kontainer jualan dan perlengkapan usaha memberi peluang memperluas pasar, khususnya bagi usaha kopi dan kuliner rumahan.

Banyu Biru menegaskan, penyaluran bantuan tidak berhenti pada distribusi semata. Ia berkomitmen melakukan pengawasan dan evaluasi agar bantuan benar-benar dimanfaatkan optimal.

“Kita ingin ini menjadi stimulus ekonomi, bukan sekadar seremonial. Harus ada dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

“Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan di Kabupaten Madiun. Dengan dukungan alat produksi dan fasilitas usaha, diharapkan masyarakat mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas kesempatan kerja di tingkat lokal,” tutup dia.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *