google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bumiaji Langganan Terjadi Banjir, Khamim Tohari: Atasi Banjir Harus Dimulai dari Hulu

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Banjir yang kembali melanda Desa Bumiaji, Kota Batu, memantik perhatian serius dari berbagai pihak. Anggota DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, angkat bicara dan menegaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa lagi dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh akar persoalan di wilayah hulu.

Menurut Khamim, upaya penanggulangan banjir selama ini kerap terfokus di wilayah hilir atau kawasan terdampak langsung. Padahal, sumber utama persoalan justru berada di kawasan pegunungan yang kini mengalami degradasi lingkungan akibat alih fungsi lahan dan berkurangnya tutupan vegetasi.

“Kalau mau menuntaskan persoalan banjir, akarnya harus diganti. Sumbernya itu di atas, di daerah gunung yang mulai gundul. Kalau hanya membenahi yang di bawah, sementara hulunya tidak dibenahi, itu percuma,” kata Khamim, menanggapi banjir yang kembali merendam wilayah Bumiaji.

Ia menilai, kondisi hutan dan kawasan resapan air di bagian atas sudah tidak lagi mampu menahan debit air hujan. Akibatnya, aliran air mengalir deras ke bawah dalam waktu singkat dan memicu banjir di permukiman warga.

Khamim mendorong langkah rehabilitasi lingkungan secara menyeluruh, mulai dari penanaman kembali pohon-pohon yang telah ditebang, penataan ulang ruang di kawasan hulu, hingga penguatan fungsi daerah resapan air.

“Harus dimulai dari atas sampai ke bawah. Paling tidak, pohon-pohon yang sudah ditebang itu ditanami kembali, ada penataan ulang tata ruang di kawasan atas. Dengan begitu, air tidak langsung deras turun ke bawah,” ujar anggota DPRD Dapil Bumiaji itu.

Politikus PDI Perjuangan ini juga menanggapi rencana Wali Kota Batu yang disebut-sebut akan menggunakan teknologi drone untuk mendeteksi dan memetakan titik-titik rawan banjir. Menurut Khamim, penggunaan teknologi tersebut patut didukung selama bertujuan untuk mempercepat solusi dan memperkuat basis data penanganan bencana.

“Kalau Pak Wali Kota punya gagasan menggunakan drone untuk mendeteksi, ya kita dukung saja. Yang terpenting, ada langkah nyata untuk menyelesaikan masalah banjir ini,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa teknologi hanya alat bantu. Kebijakan strategis dan keberanian menata ulang kawasan hulu tetap menjadi kunci utama agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.

Khamim menegaskan DPRD Kota Batu siap mendukung langkah pemerintah daerah dalam meminimalisir risiko bencana, termasuk melalui kebijakan anggaran dan pengawasan terhadap tata kelola lingkungan.

“Kita mendukung penuh langkah pemerintah untuk meminimalisir terjadinya bencana banjir. Tapi harus ada keseriusan membenahi hulu. Kalau hulunya aman, hilirnya juga akan lebih aman,” tegasnya.

Banjir lumpur di Desa Bumiaji sebelumnya dilaporkan menggenangi sejumlah titik permukiman warga dan mengganggu aktivitas masyarakat. Warga berharap, kejadian serupa tidak terus berulang dan penanganan dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya reaktif saat bencana datang.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *