google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bupati Malang Imbau Warga Tak Nyalakan Kembang Api Saat Tahun Baru 2026

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Malang, iKoneksi.com — Bupati Malang M Sanusi mengimbau seluruh warga Kabupaten Malang untuk tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk empati dan solidaritas nasional menyusul duka mendalam akibat bencana yang menimpa sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Aceh dan Sumatera.

Sebagai gantinya, Pemerintah Kabupaten Malang mengajak masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan doa bersama. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar di depan Masjid Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sebagai bentuk refleksi dan penghormatan kepada para korban bencana alam serta tragedi Kanjuruhan.

“Nanti kita gelar doa bersama pakai lilin di depan masjid Stadion Kanjuruhan,” kata Sanusi usai mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Polres Malang, Selasa (16/12/2025).

Sanusi menegaskan, kebijakan tersebut diambil karena kondisi bangsa yang masih diliputi suasana duka. Ia menyebut, perayaan tahun baru seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pesta, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan empati dan kebersamaan.

“Biasanya Pemkab Malang memang menggelar pesta kembang api di Pendopo Agung. Namun kali ini berbeda, karena ada peristiwa besar yang melanda bangsa kita. Maka kami mengajak masyarakat untuk merayakannya dengan doa bersama,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Malang juga telah mengeluarkan edaran resmi yang berisi imbauan agar tidak ada pesta kembang api maupun perayaan berlebihan pada malam tahun baru. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemerintah desa dan pelaku usaha.

“Di Pemkab sudah kita berikan edaran imbauan. Tidak ada pesta karena Indonesia sedang berduka. Kita isi malam tahun baru dengan doa bersama, mendoakan korban bencana alam dan korban tragedi Kanjuruhan,” ucap Sanusi.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Danang menyatakan pihak kepolisian akan menghimpun dan memantau seluruh aktivitas masyarakat pada malam pergantian tahun. Ia menegaskan, Polres Malang siap mengamankan kegiatan warga, termasuk doa bersama, agar berlangsung tertib dan kondusif.

“Tadi sudah disampaikan Pak Bupati, malam pergantian tahun nanti dilaksanakan doa bersama. Kita berdoa untuk saudara-saudara kita di Pulau Sumatera dan juga memohon keselamatan serta keamanan bagi Kabupaten Malang,” ujar Danang.

Kapolres menambahkan, kepolisian akan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat untuk memastikan malam tahun baru berjalan aman tanpa gangguan ketertiban. Imbauan ini diharapkan Danang dapat dipatuhi oleh seluruh masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas nasional.

“Saya berharap peringatan malam tahun baru 2026 menjadi momentum refleksi bersama, sekaligus penguatan nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah duka bangsa,” tandasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *