google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Disdikbud Kota Malang Raih Penghargaan Nasional SPM Pendidikan Terbaik

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Kota Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Pemerintah Kota Malang resmi tercatat sebagai kota dengan Indeks Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan terbaik dengan kategori Tuntas Madya dan memperoleh skor 87,90. Penghargaan bergengsi ini diterima oleh Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, dalam acara Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional 2025 yang digelar di Jakarta pada Senin, (26/5/2025).

Penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas prestasi semata, melainkan juga cerminan dari upaya maksimal Pemkot Malang dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh warga kota.

Momen Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional: Apresiasi Tinggi dari Mendikdasmen

Malam Tasyakuran yang mengangkat tema Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua ini menjadi ajang apresiasi bagi insan pendidikan, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan yang telah berkontribusi aktif dalam membangun ekosistem pendidikan inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan atas kerja sama dan dukungan berbagai pihak dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa dedikasi dan kolaborasi semua pihak menjadi kunci utama dalam mewujudkan bangsa yang unggul di bidang sains, teknologi, dan budaya.

“Kami tentu merasa dukungan Bapak dan Ibu sekalian melalui berbagai program, baik secara institusi maupun personal, sangat penting bagi pendidikan Indonesia. Bersama-sama kita telah berupaya dengan penuh dedikasi sehingga berbagai apresiasi dan prestasi di bidang pendidikan dapat diraih,” kata Mu’ti dengan penuh keyakinan.

Ia menambahkan kerja sama yang harmonis ini menjadi fondasi kuat dalam membangun pendidikan Indonesia ke depan, mengajak semua pihak terus bekerja dengan semangat dan sukacita demi menghadirkan pendidikan yang bermutu.

Wali Kota Malang Bangga, Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Di tempat terpisah, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan rasa bangga atas penghargaan yang diterima Kota Malang. Menurutnya, prestasi ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkot Malang dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas untuk seluruh warga tanpa terkecuali.

“Capaian ini menjadi motivasi sekaligus dorongan bagi kami dan semua stakeholder untuk terus berupaya menciptakan sumber daya manusia Kota Malang yang terdidik dan berkarakter. Pendidikan adalah salah satu program prioritas utama kami,” kata Wahyu saat ditemui di Balai Kota Malang, Rabu (28/5/2025).

Program Unggulan Pendidikan di Era Kepemimpinan Wahyu Hidayat

Sejak masa kepemimpinan Wali Kota Wahyu Hidayat bersama Wakil Wali Kota Ali Muthohirin, Pemkot Malang telah merancang dan melaksanakan sejumlah program strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Di antaranya adalah program pemberian seragam gratis dan beasiswa pendidikan kepada 1.000 pelajar setiap tahunnya. Wahyu menegaskan pendidikan juga merupakan bagian dari misi utama dalam Dasa Bakti Kota Malang, khususnya dalam program yang dinamakan Ngalam Pinter. Melalui program ini, Pemkot berkomitmen pada pengembangan talenta muda, pemberian beasiswa, serta memastikan anak-anak tuntas sekolah dan kuliah.

“Tak hanya itu, Pemkot juga fokus pada penyediaan pendidikan dasar gratis yang berkualitas serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan di Kota Malang,” jelas Wahyu.

Fokus Kemendikdasmen dalam Implementasi SPM Pendidikan

Dalam penilaian Standar Pelayanan Minimal, Kemendikdasmen menempatkan fokus utama pada dua aspek, yaitu kualitas dan akses pendidikan yang dijadikan sebagai indikator prioritas. Khusus di tingkat kabupaten/kota, indikator tersebut meliputi:

– Angka Partisipasi Sekolah (APS): memastikan seluruh anak usia sekolah dapat mengakses pendidikan.

– Kemampuan Literasi dan Numerasi: menilai kualitas hasil belajar siswa.

– Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): mengukur akses dan kualitas pendidikan bagi anak pra-sekolah.

– Iklim Keamanan, Kebinekaan, dan Inklusivitas: menjamin lingkungan pendidikan yang aman dan ramah bagi semua peserta didik tanpa diskriminasi.

“Pencapaian Kota Malang dengan skor 87,90 dalam kategori Tuntas Madya menunjukkan layanan pendidikan di kota ini telah memenuhi dan bahkan melampaui target-target penting dalam indikator tersebut,” terang Wahyu.

Komitmen Malang untuk Pendidikan Berkualitas

Menurut Wahyu penghargaan Indeks Capaian Standar Pelayanan Minimal Pendidikan yang diterima Kota Malang menjadi bukti konkret dari komitmen dan kerja keras seluruh elemen pemerintahan dan pendidikan di kota tersebut. Dengan dukungan program-program prioritas, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta semangat kolaborasi, Malang terus melangkah maju dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berkarakter.

“Hal ini tentu menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama, guna menciptakan bangsa Indonesia yang cerdas, kreatif, dan mampu bersaing di era global,” ungkap Wahyu.

“Pemkot Malang telah membuktikan pendidikan berkualitas tidak hanya sekadar cita-cita, tetapi nyata diwujudkan melalui kebijakan dan program yang konsisten serta berkelanjutan. Dengan fondasi ini, masa depan pendidikan di Malang terlihat semakin cerah, dan generasi muda siap menjadi agen perubahan bangsa,” tukas Wahyu. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *