google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

DLH Kota Malang Apresiasi Warga Aktif Kelola Lingkungan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Pemerintah Kota Malang terus memperkuat gerakan kolektif menjaga lingkungan hidup dengan melibatkan warga secara aktif. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkot Malang memberikan penghargaan lingkungan kepada RW, sekolah, lembaga pendidikan, hingga filantropi yang dinilai konsisten mengelola lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini digelar di Kantor DLH Kota Malang, Rabu (17/12/2025).

Pelaksana Harian Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan penghargaan tersebut menjadi agenda rutin sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan warga dari tingkat paling bawah.

“Penghargaan ini kami berikan kepada RW, sekolah, madrasah, pesantren, hingga lembaga filantropi yang konsisten menjaga dan mengelola lingkungannya,” kata Raymond.

Raymond menyebutkan sekitar 50 penerima penghargaan berasal dari berbagai kategori dan tingkatan. Enam penerima berhasil meraih penghargaan tingkat nasional. Untuk penerima tingkat provinsi, Pemkot Malang memberikan dukungan berupa kendaraan roda tiga guna menunjang pengelolaan sampah. Sementara itu, penerima tingkat kota memperoleh dana pembinaan dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp15 juta, yang sebagian besar diterima oleh RW.

Raymond menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara komprehensif dan transparan.

“Aspek yang dinilai meliputi kebersihan lingkungan, sistem pengelolaan sampah, ketersediaan tempat sampah, pengolahan kompos, hingga upaya penghijauan di wilayah masing-masing,” bebernya.

Tim penilai melibatkan unsur lintas sektor, mulai dari akademisi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dan Universitas Brawijaya, DLH provinsi dan kabupaten, hingga perangkat daerah terkait. Keterlibatan akademisi bertujuan memastikan penilaian berjalan objektif dan berbasis indikator lingkungan yang terukur.

“Selain memberikan penghargaan, DLH Kota Malang juga melakukan pembinaan berkelanjutan. Sejumlah sekolah dan lembaga masih dalam tahap pendampingan karena menghadapi kendala dalam pengelolaan sampah. Untuk mendukung perbaikan, DLH menyediakan fasilitas tempat sampah terpilah serta sarana pengolahan kompos,” ungkap Raymond.

“Tidak semua langsung sempurna. Ada yang masih kami dampingi agar sistem pengelolaan lingkungannya bisa berjalan lebih baik,” ujarnya.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menegaskan bahwa program penghargaan ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkot Malang dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan nyaman. Program Ngalam Rijik dan Ngalam Seger dijadikan pijakan utama untuk membangun kesadaran lingkungan secara menyeluruh.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah hadir sebagai penggerak, tetapi peran masyarakat menjadi kunci keberhasilan,” kata Wahyu.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat memicu semangat kompetitif yang positif di tengah masyarakat, sekaligus memperluas praktik baik pengelolaan lingkungan di seluruh wilayah Kota Malang.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *