google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Evaluasi Nasional, Program MBG Kota Malang Dijeda Sepekan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang dihentikan sementara selama enam hari, terhitung mulai 2 hingga 7 Januari 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari evaluasi dan persiapan operasional awal tahun sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN).

Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Malang, Muhammad Athoillah, mengatakan penghentian sementara tersebut dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam penyaluran MBG. Saat ini, terdapat 42 unit SPPG yang beroperasi di Kota Malang.

“Selama masa evaluasi ini, SPPG yang membutuhkan renovasi dapat melakukan pembenahan. Termasuk melengkapi peralatan dan fasilitas pendukung agar sesuai standar,” tutur Athoillah kepada iKoneksi.com, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, evaluasi tidak hanya menyasar kondisi fisik dapur, tetapi juga mencakup sistem logistik, alur distribusi makanan, serta kesiapan sumber daya manusia. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan MBG di tahun 2026 berjalan sesuai standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan yang ditetapkan BGN.

Athoillah menegaskan, masa jeda operasional ini merupakan bagian dari penataan ulang agar layanan MBG dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Evaluasi awal tahun menjadi momentum untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang ditemukan selama pelaksanaan sebelumnya,” sebut dia.

Ia menyebutkan selama periode penghentian sementara, sekolah dan siswa diminta menyiapkan konsumsi secara mandiri. Layanan MBG belum beroperasi, termasuk saat kegiatan belajar mengajar kembali dimulai pada 5 Januari 2026.

“Untuk sementara, sekolah dan peserta didik menyesuaikan kebutuhan konsumsi masing-masing sampai layanan MBG kembali berjalan,” jelasnya.

Athoillah memastikan, layanan MBG di Kota Malang akan kembali beroperasi pada 8 Januari 2026, bersamaan dengan dimulainya kembali program tersebut secara nasional di seluruh daerah.

“Penghentian sementara ini sejalan dengan kebijakan BGN yang menetapkan 2–7 Januari 2026 sebagai masa persiapan nasional. BGN ingin memastikan seluruh daerah memiliki kesiapan yang memadai sebelum program kembali dijalankan secara penuh. Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah serta kelompok rentan, seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Melalui evaluasi di awal tahun ini, kami berharap kualitas layanan MBG dapat meningkat dan memberi dampak yang lebih signifikan terhadap perbaikan status gizi masyarakat sepanjang tahun anggaran 2026,” tukasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *