google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

FIB UB Dilirik Jepang, Peluang Magang dan Kerja Global Terbuka

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) menunjukkan langkah konkret dalam memperluas jejaring internasional. Dalam kurun satu bulan terakhir, sedikitnya lima perusahaan asal Jepang datang langsung untuk membuka peluang magang sekaligus menjajaki kerja sama rekrutmen mahasiswa.

Fenomena ini menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan industri global terhadap kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan FIB UB, khususnya di bidang bahasa, budaya, dan komunikasi lintas budaya. Kegiatan tersebut tidak hanya sebatas kunjungan formal, tetapi juga menghadirkan peluang nyata bagi mahasiswa untuk menembus pasar kerja internasional.

Momentum ini sekaligus mempertegas posisi FIB UB sebagai salah satu pintu masuk karier global bagi mahasiswa di Indonesia.

Delegasi Prefektur Kochi Buka Akses ke Industri Jepang

Salah satu agenda penting terjadi saat FIB UB menerima kunjungan delegasi Prefektur Kochi pada Februari 2026. Dalam kesempatan itu, empat perusahaan Jepang turut hadir dan menawarkan peluang magang serta kerja.

Perusahaan tersebut antara lain Marunaka Transportation, Hiwasaki Corporation di sektor energi, Sachi Co. Ltd. yang bergerak di layanan lansia, serta Koryo Holdings di bidang pendidikan dan otomotif. Delegasi Jepang menegaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja dari Indonesia terus meningkat, terutama bagi lulusan yang memiliki kemampuan bahasa Jepang dan pemahaman budaya.

Kehadiran alumni FIB UB yang telah lebih dulu magang di Jepang juga memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja global, mulai dari adaptasi budaya hingga peluang karier jangka panjang.

Sektor Baru Dibuka, Peluang Instruktur Mengemudi Jadi Sorotan

Selain kerja sama dengan Kochi, FIB UB juga menerima kunjungan dari Atago Driving School yang berbasis di Nagasaki. Perusahaan ini membuka peluang baru di sektor instruktur mengemudi, bidang yang masih jarang diakses tenaga kerja Indonesia.

Kunjungan dilakukan dalam dua tahap, yakni pada 5 Maret 2026 sebagai perkenalan, dan 12 Maret 2026 untuk sosialisasi serta penjajakan rekrutmen magang. Perwakilan perusahaan menilai selama ini tenaga kerja Indonesia di Jepang masih didominasi sektor pertanian, sehingga perlu diversifikasi ke bidang lain yang lebih variatif dan profesional. Langkah ini dinilai sebagai inovasi dalam memperluas spektrum karier mahasiswa ke sektor yang belum banyak dijamah.

Dorong Daya Saing Global, FIB UB Perkuat Soft Skills Mahasiswa

Wakil Dekan Bidang Akademik FIB UB, Yusri Fajar, mengapresiasi derasnya peluang kerja sama internasional dalam waktu singkat tersebut. Menurutnya, program magang internasional tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya, adaptasi, dan profesionalitas mahasiswa.

“Mahasiswa diharapkan mampu berkembang secara global, baik dari sisi kompetensi maupun karakter kerja,” tutur Yusri.

Yusri membeberkan kehadiran lima perusahaan Jepang ini juga mendukung pencapaian indikator kinerja utama, terutama dalam aspek mobilitas mahasiswa ke luar negeri.

“FIB UB menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penghubung antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri global, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional,” tandas Yusri.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *