google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Joshua Silalahi: Golkar Pematangsiantar Buka Ruang Bagi Generasi Muda

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Pematangsiantar, iKoneksi.com — Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pematangsiantar Joshua Ferrary Silalahi menilai keterlibatan generasi muda dalam politik menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan partai sekaligus menghadirkan gagasan baru dalam pembangunan daerah.

Menurut Joshua, Partai Golkar sejak lama telah memiliki program kaderisasi untuk merekrut dan membina kader muda. Program tersebut dijalankan melalui sejumlah organisasi sayap partai seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

“Kalau di Golkar, dari dulu sudah ada program untuk merekrut kader-kader muda,” kata Joshua.

Ia menjelaskan bahwa organisasi sayap partai tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar dan berproses sebelum terjun langsung ke politik praktis.

Anak Muda Lebih Inovatif

Joshua menilai generasi muda memiliki pola pikir yang lebih segar dan inovatif dalam melihat berbagai persoalan. Menurutnya, generasi baru juga memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

“Kalau kita lihat sekarang, pola pikir anak muda lebih inovatif dan fresh dibanding generasi sebelumnya,” ucap Joshua.

Ia menuturkan, kehadiran generasi muda sangat penting untuk membawa perspektif baru dalam dunia politik yang terus berkembang.

Rekrutmen Kader Muda

Di Kota Pematangsiantar, kata Joshua, Partai Golkar telah merekrut cukup banyak kader muda melalui berbagai organisasi sayap partai. Ia menuturkan AMPG menjadi salah satu organisasi yang paling aktif dalam menjaring generasi muda untuk bergabung.

“Di AMPG kita sudah punya banyak kader muda. Di KPPG juga ada puluhan kader,” terang dia.

Selain aktif di Partai Golkar, Joshua juga memimpin organisasi kemasyarakatan Bapera di Pematangsiantar. Meski berada di luar struktur partai, organisasi tersebut memiliki hubungan gerakan yang sejalan dengan Golkar. Dalam pandangan Joshua, melalui organisasi tersebut ia juga membina ratusan anggota yang sebagian besar berasal dari kalangan generasi muda.

“Anggotanya ratusan dan mayoritas anak muda,” sebutnya.

Tantangan Minat Politik

Meski demikian, Joshua mengakui minat generasi muda di Pematangsiantar untuk terjun ke dunia politik masih belum terlalu besar. Ia menerangkan banyak anak muda yang masih ragu untuk bergabung dengan partai politik.

“Di Siantar ini belum terlalu banyak anak muda yang mau berlabuh di partai politik. Jadi kita jalankan pelan-pelan,” ungkap dia.

Menurutnya, proses kaderisasi membutuhkan waktu serta pendekatan yang tepat agar generasi muda dapat melihat politik sebagai ruang pengabdian bagi masyarakat.

Peluang Generasi Z

Joshua juga membuka peluang bagi Generasi Z untuk masuk dalam struktur kepengurusan partai di masa mendatang. Namun dia menegaskan, hal tersebut tetap harus menyesuaikan dengan kebijakan organisasi dari tingkat pusat. Ia berpandangan generasi muda memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi dan media digital yang sangat dibutuhkan dalam perkembangan politik modern.

“Generasi Z ini kan kuat di media dan teknologi. Itu bisa jadi potensi besar bagi partai,” tekannya.

Meski demikian, ia mengakui di tingkat daerah belum banyak struktur kepengurusan yang secara khusus mengakomodasi bidang tersebut. Karena itu, Joshua membeberkan peluang bagi generasi muda untuk terlibat dalam kepengurusan tetap terbuka, baik sebagai pengurus maupun melalui organisasi sayap partai.

“Yang penting kita memberi ruang agar anak muda bisa ikut berproses,” lugasnya.

Joshua berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk terlibat dalam politik sehingga dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah dan memperkuat demokrasi di tingkat lokal.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *