google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kapolres Pematang Siantar: Kejahatan Menurun, Polsek Martoba Paling Aktif

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Pematangsiantar, iKoneksi.com – Kapolres Pematang Siantar, AKBP Yogen Heroes Baruno, baru-baru ini memberikan laporan mengenai perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya sepanjang tahun 2024. Dalam keterangannya, Yogen mengungkapkan angka kejahatan di Pematang Siantar menurun signifikan dibandingkan tahun 2023.

“Penurunan ini mencerminkan keberhasilan upaya Polres Pematang Siantar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” kata Yogen.

Penurunan Kasus Kejahatan dan Keamanan Masyarakat

Yogen menjelaskan gangguan Kamtibmas di Pematang Siantar pada tahun 2024 hanya mencapai 0,21 persen.

“Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang menunjukkan adanya tren perbaikan dalam situasi keamanan di daerah tersebut,” jelas Yogen.

Penurunan ini, menurut Yogen, menjadi indikator keberhasilan berbagai langkah preventif dan penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Pematang Siantar. Lebih lanjut, Yogen juga mengungkapkan bahwa profil pelaku kejahatan berdasarkan latar belakang pendidikan menunjukkan berbagai temuan menarik.

“Untuk tahun 2024, pelaku tindak pidana dengan latar belakang pendidikan perguruan tinggi tercatat 0,12 persen, sementara pelaku dengan latar belakang pendidikan SD sebesar 8,71 persen, SMA 18,90 persen, dan SMP 11,70 persen. Angka-angka ini menunjukkan bahwa kejahatan tidak memandang tingkat pendidikan, meskipun terdapat pola tertentu yang bisa dijadikan bahan evaluasi oleh pihak kepolisian,” terang Yogen.

Peningkatan Kasus Narkoba

Dalam hal penegakan hukum, kasus narkotika menjadi salah satu fokus utama. Yogen mencatat adanya peningkatan dalam jumlah tersangka narkoba yang diamankan oleh Polres Pematang Siantar. Pada tahun 2023, polisi berhasil mengamankan 110 tersangka dengan barang bukti sabu sebanyak 690,61 gram, ganja 27.004,7 gram, dan ekstasi 0,69 gram. Namun, pada tahun 2024, jumlah tersangka meningkat menjadi 138 orang, dengan barang bukti sabu sebanyak 553,77 gram, ganja 840,92 gram, dan ekstasi 8 gram.

“Meskipun jumlah tersangka meningkat, jumlah barang bukti yang diamankan menunjukkan Polres Pematang Siantar semakin berhasil dalam mengungkap peredaran narkoba di wilayahnya,” seru Yogen.

Penurunan Kejahatan Jalanan dan Kasus Perempuan Anak

Yogen juga memberikan update mengenai tren kejahatan lainnya, terutama dalam hal kejahatan jalanan dan kejahatan terhadap perempuan dan anak. Kejahatan jalanan, seperti perampokan dan penganiayaan di jalanan, mengalami penurunan signifikan dengan tren lima kasus lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sementara itu, kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak juga menunjukkan penurunan sebesar 28 persen,” tekan Yogen.

Meskipun demikian, Yogen menyebutkan jumlah kasus prioritas, seperti perampokan dan tindak pidana yang lebih berat, mengalami kenaikan dengan tren lebih dari 100 persen.

Kendala Penyelesaian Kasus dan Peran Polsek Jajaran

Namun, Yogen juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi oleh Polres Pematang Siantar dalam penyelesaian kasus. Jumlah penyelesaian kasus pada tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 42 persen dibandingkan tahun lalu.

“Hal ini menjadi perhatian penting, mengingat efektivitas penyelesaian kasus sangat berpengaruh pada kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum,” lugas Yogen.

Di sisi lain, Yogen juga memberikan apresiasi kepada Polsek jajaran yang telah menunjukkan kinerja yang signifikan. Polsek Siantar Martoba tercatat sebagai polsek dengan penanganan kasus terbanyak, mencapai 408 kasus.

“Sementara itu, Polsek Siantar Barat menangani 232 kasus, Polsek Siantar Marihat 120 kasus, Polsek Siantar Utara 206 kasus, Polsek Siantar Timur 143 kasus, dan Polsek Siantar Selatan menangani 102 kasus. Kinerja Polsek Martoba yang paling tinggi menunjukkan komitmen kuat untuk menanggulangi kejahatan di wilayah tersebut,” urai Yogen.

Keberhasilan dan Tantangan ke Depan

Secara keseluruhan, laporan Kapolres Pematang Siantar menunjukkan bahwa situasi Kamtibmas di wilayahnya mengalami perbaikan, dengan penurunan kasus kejahatan yang signifikan. Meskipun demikian, tantangan masih tetap ada, terutama dalam hal penyelesaian kasus dan penanganan kasus narkotika yang semakin kompleks. Yogen berharap agar seluruh jajaran kepolisian dapat terus bekerja keras untuk memastikan Pematang Siantar tetap menjadi daerah yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

“Ke depan, Polres Pematang Siantar akan terus mengintensifkan upaya pencegahan kejahatan, serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengatasi masalah narkoba dan tindak pidana lainnya yang masih menjadi perhatian serius. Polisi juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan melaporkan setiap tindak kejahatan yang terjadi di sekitar mereka,” tandas Yogen. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *