google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kepala DLH Kota Malang Pastikan Revitalisasi Alun-Alun Rampung Januari 2026

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Proyek revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang terus menunjukkan perkembangan. Hingga Jumat (12/12/2025), progres pengerjaan tercatat telah mencapai 38 persen, seiring mulai datangnya sejumlah material utama yang menunjang percepatan proyek.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan progres pembangunan mulai bergerak signifikan setelah playground baru yang diimpor dari Malaysia tiba di lokasi.

“Sampai hari ini persentasenya 38 persen. Playground dari Malaysia sudah datang. Kalau sudah terpasang, persentase bisa langsung melonjak di atas 50 persen,” ujar Raymond saat meninjau lokasi revitalisasi.

Selain pemasangan playground dan videotron, fokus pengerjaan berikutnya adalah pembangunan air mancur baru. Berbeda dari konsep sebelumnya, air mancur kali ini akan dibangun di atas permukaan tanah, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai area bermain air bagi anak-anak.

“Air mancur yang lama posisinya di bawah. Sekarang akan dibangun di atas, supaya anak-anak bisa bermain air,” jelasnya.

Di sisi lain, DLH juga melakukan pembongkaran dan pemasangan ulang paving block. Langkah ini dilakukan karena penataan sebelumnya dinilai kurang sesuai dengan desain terbaru yang telah direncanakan.

Untuk mengantisipasi cuaca Kota Malang yang kerap diguyur hujan pada siang hari, jam kerja pekerja lapangan dimajukan. Jika sebelumnya pekerjaan dimulai pukul 08.00 WIB, kini pengerjaan dimulai sejak pukul 06.00 WIB.

“Biasanya jam satu atau dua siang sudah hujan. Agar jam kerja tetap efektif, kami majukan mulai jam enam pagi,” kata Raymond.

Raymond menegaskan revitalisasi Alun-Alun Merdeka tidak ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025. Proyek ini direncanakan rampung pada minggu ketiga Januari 2026, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Selain fasilitas utama, DLH juga merenovasi sejumlah sarana pendukung seperti bangku-bangku taman yang telah berkarat. Penambahan fasilitas toilet untuk pengunjung juga masuk dalam agenda pembenahan kawasan alun-alun.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, DLH berharap kerja sama dengan Bank Jatim dapat terus berlanjut untuk mendukung perbaikan di titik-titik lain kawasan Alun-Alun Merdeka.

“Mengingat adanya efisiensi, kami berharap Bank Jatim bisa kembali bersinergi untuk pembenahan di titik lainnya,” ujar Raymond.

Vice President Hubungan Kelembagaan Bank Jatim, Rahman Subiantoro, menyatakan pihaknya siap mendukung kebutuhan Pemerintah Kota Malang sebagai bagian dari kolaborasi pembangunan daerah.

“Selayaknya kami mendukung kebutuhan Pemkot Malang. Ini merupakan bentuk kolaborasi Bank Jatim dengan Pemkot Malang,” tegas Rahman.

Ia menambahkan, Bank Jatim tidak menutup kemungkinan untuk kembali terlibat dalam pengembangan fasilitas publik, termasuk di kawasan Alun-Alun Merdeka.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *