google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

KPU Gelar FGD Evaluasi Pemilu 2024, Bahas Perbaikan Pemilu Mendatang

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus berupaya meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pemilu 2024. Acara ini berlangsung di Grand Mercure Malang Mirama selama dua hari, Senin (24/02/2025) dan Selasa (25/02/2025), dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk media dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

FGD ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi yang dilakukan KPU di seluruh Indonesia untuk menghimpun masukan dari berbagai stakeholder. Tujuannya adalah mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam Pemilu 2024 serta merancang rekomendasi untuk perbaikan sistem pemilu di masa mendatang.

Evaluasi Pemilu dari Berbagai Aspek

Ketua KPU Kota Malang, M. Toyib, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya keterlibatan peserta dalam diskusi ini. Ia mengajak seluruh pihak untuk memberikan masukan secara objektif demi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik.

“Kami sangat berharap peran aktif dari seluruh peserta. Tidak ada pendapat yang salah atau benar, yang terpenting adalah kita bersama-sama mencari solusi dan fokus pada evaluasi yang konstruktif,” ujar Toyib.

Sementara itu, Deni Rahmat Bahtian, selaku fasilitator diskusi, menjelaskan bahwa evaluasi akan dibagi dalam empat tema utama:

1. Tahapan Pemilu: Mencakup perencanaan anggaran, penyusunan daftar pemilih, serta penggunaan aplikasi Sirekap.

2. Teknis Penyelenggaraan: Meliputi pencalonan, partisipasi masyarakat, pembentukan badan ad-hoc, hingga aspek hukum terkait sengketa pemilu.

3. Kelembagaan: Meninjau struktur dan koordinasi antar-lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

4. Faktor Eksternal: Termasuk pengaruh media, keamanan, dan dinamika sosial politik selama pemilu.

Deni menekankan validasi hasil evaluasi internal KPU sangat penting. Dengan melibatkan berbagai pihak dalam FGD, KPU dapat memastikan bahwa perbaikan yang dirancang benar-benar relevan dengan kondisi di lapangan.

“FGD ini bertujuan untuk memvalidasi temuan-temuan dari evaluasi internal KPU, dengan meminta pendapat langsung dari stakeholder yang mengalami langsung proses pemilu,” jelasnya.

Masalah Sirekap Jadi Sorotan

Salah satu isu yang paling banyak disoroti dalam diskusi ini adalah penggunaan aplikasi Sirekap. Mas Gino, perwakilan dari media, mengungkapkan update data di Sirekap sering kali terlambat. Bahkan, ia menyoroti bahwa foto hasil rekapitulasi (C-Hasil) sering tidak tersedia, sehingga menyulitkan proses verifikasi dan publikasi data oleh media.

“Kami sering kali mengalami keterlambatan dalam mendapatkan informasi dari Sirekap. Hal ini tentu berpengaruh pada kecepatan kami dalam menyampaikan berita yang akurat kepada masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Haris dari Radio Sinta menambahkan bahwa akurasi dan kecepatan update Sirekap perlu ditingkatkan. Ia juga menyoroti kurangnya sosialisasi kepada petugas lapangan, yang berdampak pada kesalahan penggunaan aplikasi di tingkat bawah.

“Banyak petugas yang masih bingung menggunakan Sirekap, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses internet. Ke depan, harus ada pelatihan lebih intensif agar sistem ini bisa digunakan dengan optimal,” tuturnya.

KPU Kota Malang Siap Teruskan Hasil Evaluasi ke KPU RI

Setelah diskusi berlangsung selama dua hari, Toyib berkomitmen untuk menghimpun seluruh masukan dan menyampaikannya ke KPU Provinsi. Dari sana, evaluasi ini akan diteruskan ke KPU RI sebagai bahan perbaikan nasional.

“Kami berharap hasil evaluasi ini dapat menghasilkan perubahan yang signifikan dalam sistem pemilu Indonesia. Dengan adanya berbagai masukan dari stakeholder, diharapkan pemilu selanjutnya akan lebih transparan, efisien, dan akurat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi semakin meningkat,” ungkap Toyib.

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan meningkatnya partisipasi masyarakat, reformasi dalam penyelenggaraan pemilu menjadi hal yang tak terelakkan.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperbaiki setiap kekurangan, demi pemilu yang semakin baik di masa depan,” tandas Toyib. (04/iKoneksi.com)

 

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *