google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Langkah Baru, PIKI Pematangsiantar Hadirkan KTA Digital Modern

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Pematangsiantar, iKoneksi.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Pematangsiantar resmi meluncurkan dan menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara simbolik, Senin (18/8/2025). Peluncuran ini menandai langkah baru PIKI dalam memberikan identitas resmi sekaligus fasilitas modern kepada seluruh anggota.

Acara yang berlangsung penuh khidmat itu ditandai dengan penyerahan KTA kepada tiga perwakilan anggota, yaitu Dr. Asister Fernando Siagian, M.Pd, Prof. Dr. Hisarma Saragih, M.Hum, dan Ruth Maya Tamba, M.Psi, Psikolog. Penyerahan dilakukan secara simbolik untuk menegaskan komitmen PIKI Pematangsiantar dalam memperkuat konsolidasi organisasi berbasis digital.

KTA Digital, Lebih dari Sekadar Identitas

Ketua DPC PIKI Pematangsiantar, Basrin Aritama Nababan, menjelaskan KTA yang diberikan tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi keanggotaan, tetapi juga terintegrasi dengan sistem pembayaran digital.

“KTA ini dicetak dalam bentuk cashless berupa uang elektronik (e-money) menggunakan Kartu BRIZZI BRI. Jadi selain sebagai tanda pengenal anggota PIKI, kartu ini juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran seperti e-toll dan transaksi elektronik lainnya,” jelas Basrin kepada iKoneksi.com saat ditemui seusai kegiatan, Senin (18/8/2025).

Menurutnya, inovasi ini menjadi terobosan penting bagi PIKI Pematangsiantar karena mampu menggabungkan fungsi identitas dengan kebutuhan praktis sehari-hari. Dengan begitu, anggota tidak hanya merasa diakui secara resmi, tetapi juga mendapatkan manfaat langsung dari kartu yang mereka miliki.

Proses Keanggotaan yang Transparan

Lebih lanjut, Basrin menegaskan setiap anggota PIKI yang ingin mendapatkan KTA diwajibkan mengikuti prosedur yang jelas dan terbuka. Syarat utama adalah menandatangani formulir pendaftaran serta menyatakan kesediaan untuk menerima azas dan tujuan PIKI.

“Setiap anggota harus menyepakati azas serta tujuan organisasi. Itu adalah dasar penting agar keanggotaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga ideologis. Kami ingin semua anggota PIKI benar-benar memahami peran dan tanggung jawabnya,” ujarnya.

Secara fisik, KTA ini berbentuk ID Card dengan ukuran 8,5 cm (panjang) x 5,5 cm (lebar). Ukuran standar ini dipilih agar kartu tetap praktis dibawa sekaligus nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas.

Wujud Konsolidasi dan Modernisasi

Peluncuran KTA ini mendapat apresiasi luas dari para anggota yang hadir. Mereka menilai langkah ini sebagai bentuk modernisasi organisasi sekaligus penguatan konsolidasi di tubuh PIKI Pematangsiantar.

Basrin menekankan KTA ini bukan hanya simbol keanggotaan, tetapi juga penanda keseriusan PIKI dalam membangun organisasi yang adaptif dengan perkembangan zaman.

“Kami ingin PIKI tidak hanya hadir sebagai organisasi intelektual, tetapi juga menjadi pelopor dalam pemanfaatan teknologi demi kepentingan anggota,” bebernya.

Harapan ke Depan

Dengan adanya KTA digital ini, DPC PIKI Pematangsiantar berharap seluruh anggota dapat lebih aktif berkontribusi dalam kegiatan organisasi. Selain itu, kehadiran kartu ini juga diharapkan menjadi media perekat solidaritas dan semangat kebersamaan antaranggota.

“Peluncuran KTA ini hanyalah langkah awal. Ke depan, kami akan terus berupaya menghadirkan inovasi lain yang bisa memberikan nilai tambah bagi anggota. Harapan kami, semua anggota PIKI di Pematangsiantar semakin solid, kompak, dan berdaya guna dalam membawa misi organisasi ke tengah masyarakat,” ungkap Basrin.

Acara launching KTA ini sekaligus menegaskan komitmen PIKI Pematangsiantar dalam membangun organisasi yang tidak hanya mengedepankan intelektualitas, tetapi juga memperhatikan kebutuhan praktis anggotanya.

“Dengan memadukan identitas dan teknologi, PIKI optimistis dapat melangkah lebih jauh dalam memperkuat peran strategisnya di tengah masyarakat,” tukas Basrin. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *