google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Libur Nataru, Kadis LH Kota Batu: Produksi Sampah Batu Tembus 140 Ton

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Pemerintah Kota Batu menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi lonjakan sampah selama libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Peningkatan jumlah wisatawan diprediksi akan berdampak langsung pada volume sampah harian, terutama di kawasan wisata dan ruas jalan utama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni, menyebutkan produksi sampah pada hari normal mencapai 120 ton per hari. Selama masa libur Nataru, angka tersebut diperkirakan meningkat hingga 140 ton per hari, atau naik sekitar 20 ton.

“Perhitungan ini kami ambil dari pola peningkatan setiap akhir pekan dan libur panjang. Lonjakan paling terasa terjadi di kawasan wisata dan ruas jalan protokol,” kata Dian kepada iKoneksi.com, Jumat (12/12/2025).

Menurut Dian, mayoritas sampah yang dihasilkan selama musim liburan berasal dari kemasan plastik makanan dan minuman, sisa makanan, serta botol plastik. Titik-titik dengan potensi timbunan tertinggi berada di kawasan alun-alun serta 21 ruas jalan protokol yang setiap hari menjadi jalur utama aktivitas wisatawan.

“Pada hari biasa, volume sampah dari 21 ruas jalan protokol tersebut berkisar 30 ton per hari. Namun, saat libur Nataru, jumlahnya bisa melonjak hingga 50 ton per hari,” jelasnya.

Untuk mencegah penumpukan, Pemkot Batu memastikan kesiapan infrastruktur pengolahan sampah. DLH mengoptimalkan tiga unit insinerator di TPA Tlekung dengan total kapasitas pengolahan 23 ton per hari, serta memaksimalkan penggunaan big composter yang ada.

“Yang paling utama kami pastikan seluruh insinerator di TPA Tlekung berfungsi optimal. Dengan begitu, risiko penumpukan sampah bisa ditekan,” terang Dian.

Selain fasilitas di TPA Tlekung, Pemkot Batu juga akan memanfaatkan insinerator milik TPS3R Dadaprejo dan Sisir sebagai tambahan kapasitas pengolahan selama periode libur Nataru. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemrosesan sampah dari kawasan wisata dan pusat keramaian.

“DLH Kota Batu juga tengah merampungkan pembangunan big composter tahap kedua sebagai bagian dari strategi jangka menengah pengelolaan sampah. Tak hanya itu, pemerintah daerah menargetkan 16 titik rumah kompos dapat segera dibangun dan dioperasikan di berbagai wilayah Kota Batu,” ungkap Dian.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kebersihan kota sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Saya berkomitmen untuk peningkatan aktivitas wisata tidak berujung pada persoalan lingkungan,” tandasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *