google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Libur Nataru, Sampah Kota Batu Meledak 130 Ton Sehari

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Lonjakan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ternyata ikut berdampak pada meningkatnya timbulan sampah di Kota Batu. Meski demikian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu memastikan kenaikan tersebut masih dalam batas terkendali.

Kepala DLH Kota Batu Dian Fachroni, mengungkapkan peningkatan volume sampah selama Nataru hanya sekitar 10 persen dibanding hari biasa. Menurutnya, lonjakan tersebut terjadi sepanjang periode libur akhir tahun mulai 25 hingga 31 Desember.

“Kalau terkait Nataru sebenarnya tidak terlalu signifikan. Kenaikannya hanya sekitar 10 persen,” kata Dian.

Tambahan 10 Ton Sampah per Hari

Dian menjelaskan, pada hari normal timbulan sampah Kota Batu berkisar sekitar 120 ton per hari. Namun selama Nataru, jumlah tersebut meningkat hingga sekitar 130 ton per hari. Artinya, ada tambahan sekitar 5 hingga 10 ton sampah setiap hari selama masa liburan tersebut.

“Selama tujuh hari Nataru itu ada tambahan kurang lebih sekitar 10 ton per hari,” ujarnya.

Menurut Dian, lonjakan sampah tersebut sebagian besar berasal dari kawasan wisata yang dipadati pengunjung. Hal ini tidak terlepas dari status Kota Batu sebagai salah satu destinasi wisata utama di Jawa Timur yang selalu mengalami peningkatan kunjungan saat musim liburan.

Fokus di Kawasan Wisata

DLH Kota Batu mencatat peningkatan volume sampah paling banyak terjadi di sejumlah objek wisata dan kawasan strategis kota. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihaknya mengarahkan pengelolaan sampah langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung. Langkah tersebut diambil agar lonjakan sampah dari kawasan wisata tidak membebani TPS 3R atau TPS 3M yang berada di tingkat desa dan kelurahan.

“Kebanyakan lonjakan sampah Nataru itu ada di objek vital strategis. Jadi kita arahkan pengelolaannya langsung ke TPA,” sebut Dian.

Tuntas 2 Januari

Meski terjadi peningkatan volume sampah, Dian memastikan seluruh timbulan sampah selama libur Nataru berhasil ditangani dengan baik. DLH Kota Batu bahkan menyelesaikan pengelolaan sampah tersebut hingga tuntas pada 2 Januari.

“Kami pastikan semua sampah yang meningkat selama Nataru sudah selesai ditangani pada tanggal 2 Januari,” terang Dian.

Siaga Hadapi Libur Panjang

Ke depan, DLH Kota Batu juga bersiap menghadapi potensi lonjakan sampah pada libur panjang berikutnya. Dian menyebutkan pihaknya akan terus memperkuat sistem pengelolaan sampah, terutama di kawasan wisata yang menjadi pusat aktivitas pengunjung. Selain itu, DLH juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk ikut menjaga kebersihan kota dengan mengurangi sampah serta membuang sampah pada tempatnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat.

“Yang terpenting adalah kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan Kota Batu,” tekan Dian.

“Dengan pengelolaan yang terencana, DLH optimis lonjakan sampah saat musim liburan dapat tetap terkendali tanpa mengganggu kenyamanan wisatawan maupun warga,” tukas Dian.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *