google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Melalui Halal Bi Halal HIPKI Kota Malang dan Dinas Pendidikan Perkuat Kolaborasi Pendidikan Nonformal 2026

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Momentum halal bihalal dimanfaatkan Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) Kota Malang untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus membangun sinergi strategis dengan pemerintah daerah, khususnya sektor pendidikan.

Kegiatan yang digelar pada Maret 2026 itu berlangsung di kediaman Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Suwarjana, dan dihadiri jajaran pengurus HIPKI, pegiat pendidikan, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kota Malang.

Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran pendidikan nonformal di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.

Sinergi Pemerintah dan Pendidikan Nonformal Ditekankan

Dalam suasana yang hangat namun sarat makna, para peserta membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, terutama pada jalur nonformal yang selama ini menjadi pelengkap pendidikan formal.

Kehadiran pemerintah melalui Dinas Pendidikan dinilai menjadi faktor penting dalam membuka ruang kerja sama yang lebih luas dan terarah. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

HIPKI menilai, pendidikan nonformal memiliki fleksibilitas tinggi dalam menjangkau masyarakat, termasuk kelompok yang belum terakomodasi secara optimal oleh sistem pendidikan formal.

HIPKI Tegaskan Peran Strategis Pendidikan Nonformal

Pengurus bidang Organisasi dan Kelembagaan HIPKI Kota Malang, Henny Nurhandayani, menegaskan momentum halal bihalal ini menjadi titik penting dalam memperkuat arah organisasi.

“Pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas. HIPKI siap menjadi mitra strategis dalam peningkatan kualitas SDM,” kata Henny.

Menurutnya, penguatan kelembagaan menjadi kunci agar pendidikan nonformal tidak hanya berjalan sebagai pelengkap, tetapi mampu menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan nasional.

“Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang pendidikan dan pengembangan SDM, Henny menilai bahwa kebutuhan masyarakat terhadap pelatihan dan kursus terus meningkat, terutama di tengah perubahan dunia kerja yang cepat,” sebut dia.

Konsolidasi Internal Jadi Fondasi Penguatan Organisasi

Selain membangun sinergi eksternal, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi internal antar pengurus HIPKI Kota Malang.

Langkah ini dinilai Henny penting untuk memastikan arah organisasi tetap selaras dengan kebutuhan zaman, sekaligus memperkuat soliditas dalam menjalankan program kerja ke depan.

“Diskusi yang berlangsung mencakup penguatan peran lembaga kursus dan pelatihan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga strategi adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,” sebut dia.

Dorong Ekosistem Pendidikan yang Adaptif dan Berkelanjutan

HIPKI Kota Malang menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, relevan, dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, pendidikan nonformal diharapkan mampu menjadi solusi bagi peningkatan kompetensi masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Pendekatan yang lebih fleksibel dan berbasis kebutuhan menjadi keunggulan utama pendidikan nonformal dibandingkan sistem konvensional,” terangnya.

Komitmen Perluas Kontribusi Nyata

Melalui momentum ini, Henny menegaskan HIPKI Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kontribusi nyata dalam pembangunan SDM. Organisasi ini juga membuka ruang kolaborasi bagi berbagai lembaga dan pihak yang memiliki visi serupa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui jalur pendidikan nonformal.

Langkah ini diharapkan Henny mampu memperkuat posisi pendidikan nonformal sebagai salah satu pilar penting dalam sistem pendidikan nasional.

Menuju Peran Penggerak Utama Pendidikan Nonformal

Ke depan, HIPKI Kota Malang ditargetkan mampu menjadi penggerak utama dalam membangun ekosistem pendidikan nonformal yang tidak hanya berjalan, tetapi juga memiliki arah yang jelas, sistem yang kuat, dan dampak yang terukur.

“Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor, upaya tersebut dinilai bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan. Momentum halal bihalal ini pun menjadi titik awal dalam memperkuat langkah bersama menuju sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing,” pungkas Henny.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *