google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Melalui Media Gathering, Jatim Park Group Refleksikan 25 Tahun Perjalanan Berkarya

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Jawa Timur Park Group menggelar kegiatan Media Gathering dalam suasana penuh keakraban sekaligus Dalam rangka memperingati 25 tahun perjalanan perusahaan dalam membangun destinasi wisata di Indonesia, Senin (9/3/2026) di Wisata Party, kawasan Jatim Park 3.dengan mengusung tema “Dialog 25 Tahun Jawa Timur Park Group Berkarya untuk Bangsa.”

Kegiatan ini dihadiri jajaran redaksi dan manajemen Jawa Timur Park Group, serta sejumlah organisasi pers di antaranya Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI), Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO), hingga Ketua Online Indonesia, serta puluhan jurnalis dari berbagai media di Kota Malang.

Direktur PT Maju Batu Bersama, Ir. Suryo Widodo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini turut mendukung perkembangan Jatim Park Group, baik pemerintah, masyarakat, maupun media.

“Tanpa adanya kolaborasi dan sinergi yang baik dari seluruh pihak, kami tentu tidak bisa berdiri sendiri hingga seperti sekarang ini,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Jatim Park Group yang telah berdiri selama 25 tahun di Kota Batu, dengan berbagai dinamika dan tantangan yang telah dilalui.

“Dua puluh lima tahun bukan waktu yang singkat, tetapi merupakan perjalanan panjang bagi Jatim Park Group dalam berkarya untuk bangsa Indonesia. Jatim Park hadir bukan hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pengenalan budaya bangsa,” katanya.

Setelah sambutan tersebut, acara dilanjutkan dengan pemaparan dari Manager Marketing Jatim Park Group, Titik S. Apriyanto, yang menjelaskan perjalanan perkembangan Jatim Park Group sejak awal berdiri hingga saat ini.

Ia menyampaikan bahwa Jatim Park Group terus berkembang dari waktu ke waktu, mulai dari Jatim Park 1 hingga Jatim Park 3 yang kini telah menjadi bagian dari ekosistem pariwisata yang dikenal luas.

“Perjalanan Jatim Park Group dimulai sejak tahun 1996 dengan berdirinya Klub Bunga Butik Resort. Kemudian pada tahun 2001 lahir Jatim Park 1 yang menjadi cikal bakal pengembangan berbagai destinasi wisata lainnya hingga saat ini,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diputar video perjalanan Jatim Park Group yang menampilkan berbagai proyek pengembangan terbaru. Salah satu proyek yang saat ini tengah dalam tahap pembangunan adalah Museum Mega Sains dan Budaya yang berlokasi di kawasan Jatim Park 1. Titik menyebutkan museum tersebut dirancang menghadirkan lebih dari 400 wahana edukatif yang memadukan kekayaan sejarah Nusantara dengan teknologi modern. Pengunjung nantinya dapat menjelajahi berbagai fase peradaban di Indonesia, mulai dari kejayaan Kerajaan Majapahit hingga perkembangan teknologi masa depan seperti kecerdasan buatan dan robotik yang dikemas secara interaktif.

“Selain pengembangan museum, Jatim Park Group juga tengah menyiapkan sejumlah proyek baru sebagai bagian dari ekspansi kawasan wisata. Salah satunya adalah pembangunan Batu Sport Center di area Jatim Park 3. Fasilitas olahraga tersebut dirancang dengan standar internasional dan diproyeksikan mampu menampung sekitar 4.000 orang,” jelas Titik.

Ke depannya, fasilitas ini tidak hanya digunakan sebagai arena olahraga, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti seminar, pameran, hingga event berskala besar.

“Jatim Park Group juga merencanakan pembangunan hotel tematik baru bernama Hotel Tertawa, yang akan menghadirkan konsep hiburan unik dan pengalaman menginap yang berbeda bagi wisatawan,” ungkap Titik.

Selain hotel Titik mengungkapkan, Jatim Park group juga sedang mempersiapkan proyek pembangunan akuarium modern berskala besar yang digarap bersama investor asal Malaysia. Akuarium tersebut direncanakan menjadi salah satu atraksi wisata baru yang spektakuler dengan menghadirkan berbagai koleksi biota laut dalam konsep edutainment.

“Di sisi lain, Jatim Park Group juga terus mempertegas komitmennya dalam mengembangkan konsep wisata yang tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga pada upaya pelestarian satwa dan lingkungan,” sebut Titik.

Titik menegaskan hal ini diwujudkan melalui pengelolaan Batu Secret Zoo, yang dikenal sebagai salah satu kebun binatang modern di Indonesia dengan pendekatan edukasi dan konservasi.

Melalui destinasi tersebut, Jatim Park Group berupaya menghadirkan pengalaman rekreasi yang sekaligus meningkatkan kesadaran pengunjung akan pentingnya menjaga kelestarian satwa dan habitatnya.

“Pengelolaan satwa di Batu Secret Zoo juga didukung dengan penanganan profesional, termasuk penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai guna memastikan kesejahteraan dan perawatan satwa dapat dilakukan secara optimal,” beber dia.

Titik membeberkan Batu Secret Zoo juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga serta asosiasi konservasi satwa, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai bagian dari upaya mendukung perlindungan dan keberlanjutan kehidupan satwa di masa mendatang.

“Melalui kegiatan media Gathering, Jatim Park Group berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media, dalam mendukung pengembangan pariwisata yang inovatif, edukatif, dan berkelanjutan di Indonesia,” tukas Titik.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *