google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Melalui Penyerahan Bantuan Alsintan, Banyu Biru: Petani Soko Guru Ekonomi Nasional

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Madiun, iKoneksi.com — Anggota Komisi VII DPR RI Banyu Biru Djarot menegaskan petani merupakan soko guru perekonomian Indonesia. Karena itu, peningkatan produktivitas, efisiensi, dan kesejahteraan petani harus terus didorong melalui dukungan nyata, bukan sekadar wacana kebijakan.

Komitmen tersebut ditunjukkan Banyu dengan menyalurkan puluhan alat dan mesin pertanian kepada kelompok petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bantuan ini merupakan bagian dari program penyaluran Kementerian UMKM yang dilaksanakan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Hidup yang bermanfaat adalah tujuan saya berjuang di jalur wakil rakyat. Meneruskan bantuan kepada para petani menjadi salah satu momen yang sangat saya syukuri,” kata Banyu.

Beragam alat pertanian disalurkan dalam program tersebut, mulai dari traktor, cultivator, hand sprayer, hingga mesin pemotong rumput. Banyu berharap bantuan ini dapat memperkuat kapasitas kerja petani sekaligus menekan biaya produksi di tingkat lapangan. Menurutnya, keterbatasan alat produksi masih menjadi tantangan utama petani di daerah.

“Tanpa dukungan sarana kerja yang memadai, produktivitas sulit ditingkatkan dan kesejahteraan petani akan berjalan di tempat,” sebut Banyu.

Banyu menilai kolaborasi dengan BRI menjadi contoh penting sinergi antara legislatif, sektor perbankan, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kerja bersama lintas sektor dibutuhkan agar program pemberdayaan tidak berhenti pada simbol, tetapi berdampak langsung pada kehidupan petani.

“Melengkapi peralatan kerja petani adalah bagian dari perjuangan marhaenisme. Petani sebagai wong cilik harus diberi alat produksi agar bisa berdikari dan hidup lebih sejahtera,” ujarnya.

Selain sektor pertanian, Banyu juga menyampaikan rencana untuk melanjutkan penyaluran bantuan kepada kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh kabupaten dan kota di Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII. Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat ekonomi lokal secara merata. Ia menilai penguatan pertanian dan UMKM harus berjalan beriringan sebagai fondasi ekonomi rakyat.

“Dengan dukungan alat produksi dan akses pembiayaan, pelaku usaha kecil di daerah diharapkan mampu tumbuh berkelanjutan,” jelas Banyu.

Program penyaluran bantuan ini, kata Banyu, menjadi bukti kehadiran legislator yang dekat dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa wakil rakyat tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga menghadirkan solusi konkret untuk mendorong kemandirian ekonomi jangka panjang di Jawa Timur.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *