google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Meledak! Kajoetangan Diserbu 4.000 Wisatawan Sehari

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Lonjakan kunjungan wisata terjadi di kawasan Kampoeng Heritage Kajoetangan selama libur panjang pertengahan Mei 2026. Dalam tiga hari terakhir, jumlah wisatawan tercatat meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, menandai kuatnya daya tarik destinasi berbasis sejarah di tengah tren wisata keluarga.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, Mila Kurniawati, mengungkapkan peningkatan kunjungan mulai terlihat sejak hari pertama long weekend. Berdasarkan pencatatan resmi melalui lima pintu masuk, jumlah wisatawan mencapai sekitar 4.000 orang per hari.

“Sejak Kamis sudah terlihat lonjakan. Kami mencatat sekitar 4.000 pengunjung per hari, bahkan hingga Sabtu sore sudah menembus 3.000 lebih,” sebutnya.

Mila menegaskan angka tersebut jauh melampaui rata-rata kunjungan harian pada hari kerja yang berkisar 1.000 orang. Sementara pada akhir pekan reguler, jumlah wisatawan biasanya hanya berada di kisaran 2.000 hingga 2.500 orang per hari. Dengan demikian, momentum libur panjang terbukti mampu mendongkrak kunjungan secara signifikan.

“Mayoritas wisatawan yang datang didominasi oleh rombongan keluarga dari luar daerah Malang. Pola ini dinilai konsisten dengan tren wisata saat musim liburan, di mana destinasi bernuansa edukasi dan budaya menjadi pilihan utama. Kalau liburan panjang seperti ini, biasanya memang keluarga dari luar kota yang mendominasi,” beber Mila.

Selain wisatawan domestik, kawasan bersejarah tersebut juga menarik minat wisatawan mancanegara. Kehadiran turis asing semakin memperkuat posisi Kampoeng Heritage Kajoetangan sebagai salah satu ikon wisata budaya di Kota Malang.

“Sistem kunjungan di lokasi ini menggunakan suvenir berupa kartu pos sebagai tanda masuk. Tarif yang dikenakan relatif terjangkau, yakni Rp5.000 untuk wisatawan domestik dan Rp10.000 bagi wisatawan mancanegara. Pengelola juga memastikan tidak ada pembatasan kuota harian selama jam operasional berlangsung, yaitu pukul 07.00 hingga 20.00 WIB. Selama jam operasional masih buka, kami tetap melayani. Jika stok habis, langsung kami tambah,” papar Mila.

Salah satu pengunjung, Bryan Gultom, mengaku tertarik mengunjungi kawasan tersebut karena keunikan konsep heritage yang ditawarkan. Ia datang bersama keluarga untuk mengisi waktu libur panjang.

“Tempatnya menarik, suasananya berbeda. Banyak spot foto dan juga nilai sejarahnya terasa. Cocok untuk liburan keluarga,” ujar Bryan.

Mila menegaskan lonjakan kunjungan ini tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi warga sekitar. Aktivitas pelaku usaha lokal seperti penjual makanan, suvenir, hingga jasa pemandu wisata ikut meningkat seiring ramainya arus wisatawan.

“Saya berharap tren positif ini dapat terus berlanjut, terutama menjelang libur panjang berikutnya. Dengan peningkatan fasilitas dan pelayanan, Kampoeng Heritage Kajoetangan ditargetkan mampu mempertahankan daya tariknya sebagai destinasi unggulan di Malang Raya,” tutupnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *