google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menteri Wihaji Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran di Malang

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji, turun langsung meninjau program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kelojen, Kota Malang, Selasa (12/8/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan untuk keluarga berisiko stunting (KRS) tersalurkan secara tepat sasaran, sekaligus membagikan makan bergizi gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Arahan Presiden dan Fokus Sasaran

Dalam keterangannya, Wihaji menegaskan kedatangannya ke Malang merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya jelas: memastikan kelompok rentan terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan balita mendapatkan asupan bergizi yang layak.

Hari ini sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, saya datang ke Kota Malang untuk memastikan penerima manfaat mendapatkan makan bergizi gratis,” kata Wihaji.

Berdasarkan pengecekan langsung di SPPG, sebanyak 300 penerima manfaat di Kecamatan Kelojen telah mendapatkan MBG. Namun, Wihaji menekankan jika masih ada warga yang belum terdaftar, mereka harus segera diikutsertakan.

Potret Memprihatinkan di Lapangan

Kunjungan ini bukan hanya formalitas. Dari hasil peninjauan, Wihaji menemukan kondisi yang mengkhawatirkan di salah satu keluarga berisiko stunting. Sebuah keluarga dengan tujuh anggota tinggal di rumah sempit dua kamar. Lebih memprihatinkan lagi, dapur dan sumber air bersih berada di ruang yang sama, dan seluruh anggota keluarga tidur di satu kasur.

Tadi ada ibu hamil, satu rumah isinya tujuh orang, kamarnya dua, dapur dan air bersih menyatu, kasurnya juga menyatu. Kalau tidak hati-hati, ini bisa menjadi penyebab stunting, terutama dari segi gizi,” ungkapnya.

Kondisi ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga pada aspek sanitasi dan hunian layak.

Sinergi Pentahelix Tangani Stunting

Menghadapi kompleksitas masalah stunting, Wihaji menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut pihaknya telah menggandeng Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membantu perbaikan sanitasi dan lingkungan bagi keluarga berisiko.

Ini sinergi pentahelix dari semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan swasta, lembaga keagamaan, dan masyarakat,” tekannya.

Komitmen Jangka Panjang

Program makan bergizi gratis yang kini dijalankan merupakan salah satu prioritas nasional dalam mengentaskan stunting. Dengan memastikan gizi seimbang dan sanitasi layak, diharapkan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Wihaji menutup kunjungannya di Malang dengan pesan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap, langkah yang diambil hari ini bisa menjadi pondasi untuk generasi masa depan yang lebih sehat. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *