google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Munas IMI X Kukuhkan Moreno Soeprapto, Era Baru Dimulai

  • Bagikan
banner 468x60

Yogyakarta, iKoneksi.com – Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Motor Indonesia (IMI) ke-10 resmi digelar di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, pada Jumat–Sabtu (19–20/9/2025). Forum tertinggi organisasi otomotif terbesar di Indonesia ini menjadi sorotan publik karena menentukan arah kepemimpinan IMI untuk lima tahun ke depan.

Aklamasi untuk Moreno Soeprapto

Agenda utama Munas adalah pemilihan Ketua Umum IMI periode 2025–2030. Hasilnya, Moreno Soeprapto ditetapkan sebagai Ketua Umum terpilih secara aklamasi. Keputusan ini sekaligus mengakhiri kepemimpinan Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang sebelumnya dinilai sukses membawa IMI lebih solid dan berperan besar dalam memajukan prestasi otomotif nasional.

Salah satu peserta Munas, dr. Bagus, menilai sikap Bamsoet menunjukkan jiwa besar dan kenegarawanan.

“Beliau berjiwa besar untuk menyerahkan tongkat estafet kepada yang lebih muda, lebih punya energi untuk memajukan otomotif Indonesia,” ucapnya.

Figur Muda dengan Jejak Otomotif dan Politik

Moreno bukan nama asing di dunia otomotif. Putra legenda balap nasional Tinton Soeprapto sekaligus adik pembalap Ananda Mikola itu sudah lama berkecimpung di dunia motorsport. Pengalamannya sebagai pembalap membuatnya paham betul dinamika olahraga otomotif, baik di level nasional maupun internasional.

Namun, kiprah Moreno tidak berhenti di lintasan balap. Sejak 2014, ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur V. Kombinasi antara pengalaman otomotif dan politik membuatnya dipandang sebagai sosok ideal untuk membawa IMI memasuki era baru. Harapannya, IMI tidak hanya menjadi wadah olahraga dan hobi, tetapi juga motor penggerak industri otomotif dan pariwisata Indonesia.

Estafet Kepemimpinan dan Simbol Apresiasi

Munas IMI kali ini juga menghadirkan momen khusus. Bagus menyerahkan lukisan karya tangannya kepada dua tokoh penting: Bamsoet dan Moreno. Lukisan untuk Bamsoet menggambarkan sosok penuh kehangatan, sementara lukisan untuk Moreno menampilkan citra karismatik dengan nuansa historis. Penyerahan ini menjadi simbol penghormatan sekaligus apresiasi atas dedikasi dan estafet kepemimpinan dalam tubuh IMI.

Suasana Munas terasa hangat, penuh rasa kekeluargaan. Semua peserta menyadari bahwa kepemimpinan baru sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman. Apalagi, perkembangan industri otomotif kini semakin erat kaitannya dengan teknologi, isu lingkungan, hingga sport tourism.

Harapan dan Tantangan di Era Baru

Dengan terpilihnya Moreno secara aklamasi, IMI memasuki babak baru. Banyak pihak percaya, figur muda seperti Moreno akan membawa energi segar dan inovasi. Tantangan yang menanti bukan hanya melanjutkan agenda olahraga motor, tetapi juga memperkuat IMI sebagai organisasi modern yang profesional dan berdampak luas.

Para pengurus daerah sepakat, ke depan IMI harus adaptif dalam menghadapi perkembangan global. Event otomotif diharapkan bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat ekonomi lokal melalui UMKM dan wisata olahraga.

Momentum Munas X IMI di Yogyakarta ini menandai transisi kepemimpinan penting. Bamsoet meninggalkan warisan soliditas dan capaian prestasi, sementara Moreno dipercaya membawa IMI ke arah yang lebih maju, profesional, dan relevan dengan tantangan zaman.

Dengan energi muda dan pengalaman ganda di lintasan balap serta parlemen, Moreno Soeprapto kini memegang kendali untuk lima tahun ke depan. Publik menanti, apakah ia mampu menjawab ekspektasi besar dan membawa IMI melaju kencang menuju masa depan. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *