google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Ojol Batu Jaga dan Bersihkan Pos Polisi di Tengah Gejolak

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Ketika sejumlah daerah di Indonesia masih dirundung suasana panas akibat aksi demonstrasi yang berujung pada perusakan fasilitas umum, Kota Batu justru memperlihatkan wajah berbeda. Para pengemudi ojek online (ojol) di kota wisata ini menunjukkan solidaritas yang jarang terlihat: ikut berjaga sekaligus membersihkan sejumlah pos polisi di wilayah mereka.

Solidaritas yang Tumbuh dari Kepedulian

Meski Kota Batu relatif aman dan tidak terdampak langsung oleh aksi perusakan, para pengemudi ojol tak tinggal diam. Dengan sukarela, mereka mendatangi pos-pos polisi yang tersebar di beberapa titik, memastikan fasilitas publik tersebut tetap bersih dan terjaga.

“Kami ingin menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi saja, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai warga. Karena itu kami ikut menjaga pos polisi sebagai bentuk kepedulian,” kata Riko, salah satu perwakilan ojol Kota Batu saat ditemui iKoneksi.com, Kamis (4/9/2025).

Pernyataan itu menegaskan bahwa di balik jaket hijau khas mereka, para pengemudi ojol menyimpan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi. Mereka tidak hanya melihat diri sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga bagian dari garda terdepan masyarakat dalam menjaga ketertiban.

Respon Positif dari Warga

Inisiatif tersebut langsung menuai sambutan positif dari warga Kota Batu. Banyak yang mengaku bangga sekaligus terharu melihat langkah spontan para pengemudi ojol. Kehadiran mereka bukan hanya menambah rasa aman, tetapi juga memunculkan harapan baru bahwa solidaritas sosial di tengah masyarakat masih kuat.

“Jarang sekali ada inisiatif seperti ini. Kami sebagai warga jelas merasa terbantu dan juga ikut merasa memiliki kota ini. Kalau semua peduli seperti para ojol, tentu kota kita akan lebih aman dan nyaman,” ungkap salah satu warga Sumbebrantas yang ikut menyaksikan aksi tersebut.

Apresiasi dari Kepolisian

Polres Batu juga memberikan apresiasi atas aksi para ojol. Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, melalui Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, menilai langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan hanya bisa terjaga bila ada sinergi antara aparat dan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan ojol yang menunjukkan kepeduliannya. Sinergi antara masyarakat dan aparat merupakan kunci terciptanya suasana aman dan kondusif,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).

Pernyataan itu menggarisbawahi pentingnya partisipasi warga dalam menjaga keamanan. Polisi, tanpa dukungan masyarakat, tentu tidak bisa sepenuhnya menjaga kondusifitas kota.

Pesan Moral di Balik Aksi Ojol

Di tengah situasi nasional yang sempat memanas, menurut Kevin aksi ojol di Kota Batu menyimpan pesan moral yang mendalam. Pertama, keamanan bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Kedua, kepedulian sekecil apa pun seperti membersihkan pos polisi bisa menjadi simbol solidaritas yang menenangkan hati masyarakat.

“Lebih jauh, inisiatif ini juga menunjukkan kekuatan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat modern. Di saat media sosial kerap dipenuhi narasi perpecahan, aksi nyata para pengemudi ojol justru mengingatkan kembali pada nilai kebersamaan yang telah lama menjadi fondasi bangsa,” ungkapnya.

Menjaga Kota Wisata Tetap Kondusif

Bagi Kota Batu yang dikenal sebagai destinasi wisata unggulan Jawa Timur, keamanan adalah faktor vital. Tindakan para pengemudi ojol bukan hanya menjaga pos polisi tetap berdiri kokoh, tetapi juga menjaga citra Kota Batu sebagai kota yang ramah, aman, dan kondusif bagi pengunjung.

‘Dalam kacamata yang lebih luas, aksi sederhana itu bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Ketika semua elemen masyarakat terlibat aktif, maka gejolak sosial dapat diredam, dan kepercayaan publik terhadap aparat akan semakin menguat,” beber Kevin.

Harapan ke Depan

Kini, harapan masyarakat mengarah pada tumbuhnya aksi-aksi serupa dari berbagai lapisan. Riko menyebutkan tidak harus selalu dalam bentuk penjagaan pos polisi, namun melalui beragam cara yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

“Dengan aksi para ojol Kota Batu, pesan kuat telah disampaikan: keamanan dan ketertiban bukanlah sekadar kewajiban institusi, tetapi hak sekaligus tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi kenyamanan hidup di tengah masyarakat,” tukas Riko. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *