google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pemkab Humbahas Fokus Pastikan RTLH Tepat Sasaran

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Humbang Hasundutan, iKoneksi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang terintegrasi dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, Pemkab Humbahas memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi keluarga penerima.

Sosialisasi untuk Perjelas Kriteria Penerima

Langkah ini ditegaskan dalam sosialisasi peningkatan kualitas RTLH yang digelar di Aula Hutamas, Kompleks Perkantoran Tano Tubu, Selasa (22/7/2025). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Oloan, yang menekankan pentingnya pemahaman masyarakat, khususnya calon penerima bantuan, terhadap kriteria rumah yang masuk dalam kategori layak atau tidak layak huni.

“Kegiatan peningkatan kualitas RTLH untuk mendukung SPM Posyandu bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, agar program benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan,” kata Oloan.

Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dalam memahami syarat dan prosedur penerimaan bantuan, sehingga tidak ada kesalahpahaman ataupun penyalahgunaan dana.

Anggaran dan Rincian Pemanfaatan Dana

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Humbahas mengalokasikan dana sebesar Rp 20 juta untuk setiap unit RTLH. Rincian penggunaan dana disusun secara transparan: Rp 17,5 juta dialokasikan untuk pembelian bahan bangunan, sementara Rp 2,5 juta diperuntukkan bagi pembayaran upah tukang.

“Skema tersebut diharapkan mampu menciptakan hunian yang lebih layak, aman, sekaligus menjadi lingkungan yang mendukung tumbuh kembang keluarga, khususnya dalam kaitannya dengan kesehatan ibu dan anak melalui pelayanan Posyandu,” tutur Oloan.

Dukungan TP PKK Humbahas

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Humbahas, Ny. Erma Oloan Paniaran Nababan, turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Humbahas, terutama kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), atas kerja sama yang telah terjalin dalam peningkatan kualitas RTLH.

Menurut Erma, program ini tidak hanya sebatas pembangunan fisik rumah, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

“Keberadaan RTLH sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Pada akhirnya hal ini mendukung keberhasilan program PKK, terutama pada bidang kesehatan keluarga,” ujarnya.

Komitmen pada Reformasi Layanan Dasar

Program RTLH ini juga dianggap Oloan sebagai wujud nyata komitmen Pemkab Humbahas dalam memperkuat reformasi birokrasi, khususnya dalam pelayanan dasar kepada masyarakat. Dengan adanya rumah layak huni, keluarga memiliki fondasi yang lebih kuat untuk hidup sehat, produktif, dan sejahtera.

Oloan menambahkan, sosialisasi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antarinstansi, memperjelas mekanisme penyaluran bantuan, serta memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Harapan untuk Masa Depan

Ke depan, Pemkab Humbahas menargetkan program RTLH dapat menjangkau lebih banyak keluarga. Pemerintah juga membuka ruang bagi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, lembaga swasta, hingga organisasi sosial, agar tercipta kolaborasi yang mampu mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni di Humbahas.

“Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan kualitas hidup masyarakat Humbahas semakin meningkat, terutama dari sisi kesehatan keluarga yang menjadi fokus utama program ini,” tukas Oloan. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *