google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pimpin Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin: Golkar Rumah Bersama

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Surabaya, iKoneksi.com — Djoko Prihatin resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Surabaya, Ahad (14/12/2025). Penetapan ini sekaligus menutup rangkaian pemilihan pimpinan Golkar di Jawa Timur.

Musda berlangsung dengan dinamika tinggi. Proses persidangan berjalan alot akibat perbedaan pandangan antardelegasi sebelum akhirnya mencapai keputusan final. Meski diwarnai ketegangan, forum tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi dan menghasilkan kepemimpinan baru bagi Golkar Kota Malang.

Usai ditetapkan, Djoko Prihatin menegaskan bahwa Musda kali ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Ia menilai dinamika yang terjadi justru menjadi cerminan kondisi internal partai yang membutuhkan penguatan konsolidasi.

“Dinamika ini luar biasa dan menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujar Djoko kepada iKoneksi.com.

Menurut anggota DPRD Kota Malang itu, perbedaan pandangan selama Musda akan dijadikan titik awal untuk menyatukan kembali seluruh elemen partai. Ia menegaskan komitmennya untuk merapatkan barisan dan memperkuat soliditas internal sebagai langkah pertama kepemimpinannya.

Djoko memastikan seluruh kader akan dirangkul tanpa membedakan latar belakang maupun posisi sebelumnya. Ia menekankan bahwa Partai Golkar merupakan rumah bersama yang harus dibangun dengan semangat kebersamaan.

“Yang jelas, kami akan merangkul semua pihak. Ini rumah kita bersama,” tegasnya.

Selain konsolidasi internal, Djoko juga menetapkan target peningkatan perolehan kursi legislatif. Pada Pemilu 2024, Golkar Kota Malang meraih enam kursi di DPRD. Ia optimistis capaian tersebut dapat ditingkatkan melalui kerja kolektif dan penguatan struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.

“Target kami sederhana tapi realistis. Dari enam kursi, insyaallah bisa menjadi delapan,” ujarnya.

Djoko menilai target tersebut hanya dapat dicapai apabila seluruh mesin partai bergerak serentak, mulai dari jajaran pengurus, kader, hingga simpatisan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Terkait pembentukan kepengurusan baru, Djoko menyampaikan proses tersebut akan dilakukan secara terbuka dan proporsional. Ia menegaskan tidak akan ada dominasi kelompok tertentu, melainkan mengedepankan kader yang memiliki komitmen kerja, kapasitas, serta keselarasan dengan visi partai.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menilai dinamika yang muncul dalam Musda merupakan bagian dari proses demokrasi internal partai. Menurutnya, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dan justru menunjukkan organisasi berjalan secara dinamis.

“Perbedaan itu biasa dalam organisasi besar. Yang penting, setelah keputusan diambil, semua kembali solid,” ujarnya.

“Dengan terpilihnya Djoko Prihatin sebagai ketua, Golkar Kota Malang memasuki fase baru kepemimpinan. Konsolidasi internal, penguatan organisasi, dan peningkatan kinerja elektoral menjadi agenda utama guna menjaga relevansi serta daya saing partai dalam menghadapi kontestasi politik ke depan,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *