google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pokir Abdul Qodir Hidupkan Akses Warga Kepuharjo Lewat Pengecoran Jalan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Di tengah derasnya pembangunan yang terus bergulir di Kabupaten Malang, satu lagi bukti nyata perhatian terhadap kebutuhan masyarakat muncul dari program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir. Melalui Pokir tersebut, sebuah kegiatan pengecoran jalan di Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, berhasil direalisasikan menjawab harapan panjang warga terhadap akses jalan yang layak dan aman.

Selama bertahun-tahun, warga Kepuharjo harus berjibaku dengan kondisi jalan rusak dan berlubang. Aktivitas ekonomi terganggu, mobilitas warga terbatas, bahkan keselamatan pengguna jalan kerap terancam. Kini, setelah pengecoran dilakukan, wajah desa itu mulai berubah: jalan yang sebelumnya becek di musim hujan kini menjadi kokoh dan mudah dilalui.

Langkah ini menjadi simbol kolaborasi konkret antara DPRD Kabupaten Malang dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tak sekadar proyek fisik, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa mekanisme aspirasi rakyat melalui Pokir benar-benar bisa diwujudkan.

Dari Aspirasi Jadi Aksi Nyata

Abdul Qodir mengungkapkan, program pengecoran jalan ini berawal dari penjaringan aspirasi warga saat masa reses beberapa waktu lalu. Saat itu, masyarakat Desa Kepuharjo menyuarakan kebutuhan mendesak terhadap perbaikan jalan yang menjadi jalur utama antar dusun.

“Pokir ini berasal dari aspirasi masyarakat yang kami serap secara langsung. Saya berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur dasar yang bermanfaat bagi kemaslahatan warga,” kata Abdul Qodir.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan sekadar urusan fisik, melainkan tentang mendorong kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Jalan yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan anak-anak menuju sekolah, dan mempercepat warga mengakses layanan kesehatan.

“Dengan infrastruktur yang memadai, produktivitas masyarakat meningkat. Ini akan menumbuhkan ekonomi desa dan mengurangi kesenjangan antarwilayah,” sebutnya.

Apresiasi dari Warga dan Pemerintah Desa

Kepala Desa Kepuharjo, Khamim turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Abdul Qodir terhadap aspirasi masyarakatnya. Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi antara rakyat dan wakilnya di parlemen berjalan dengan baik.

“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Kepuharjo, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Abdul Qodir. Berkat pokir beliau, jalan di wilayah kami yang telah lama rusak akhirnya dapat diperbaiki. Ini sangat membantu warga dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Pihak pemerintah desa juga menilai bahwa pembangunan ini akan memberikan dampak sosial dan ekonomi jangka panjang.

“Dengan akses jalan yang baik, peluang investasi lokal meningkat, kegiatan ekonomi desa menggeliat, dan interaksi antarwarga menjadi lebih mudah,” sebut Khamim.

Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malang

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Malang menyambut baik kegiatan ini. Pihaknya menilai bahwa Pokir merupakan instrumen strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui sinergi DPRD dan Pemkab, program pembangunan dapat lebih tepat sasaran. Pemerintah daerah juga mendorong agar setiap Pokir dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Pengecoran jalan di Desa Kepuharjo menjadi salah satu bukti bahwa koordinasi lintas lembaga mampu mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Malang.

Langkah Kecil, Dampak Besar

Realisasi Pokir ini menegaskan perubahan besar sering dimulai dari langkah kecil yang berakar pada kebutuhan rakyat. Program pengecoran jalan ini bukan hanya tentang beton dan semen, melainkan tentang menghadirkan keadilan pembangunan agar warga di pelosok pun merasakan manfaat pembangunan yang setara.

Komitmen Abdul Qodir untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat menjadi angin segar bagi pembangunan Kabupaten Malang. Ia percaya, dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kualitas hidup warga akan semakin meningkat.

“Pokir bukan hanya sekadar program, tapi wujud nyata keberpihakan kepada rakyat,” tegasnya.

Khamim menyebutkan kini, jalan Kepuharjo bukan sekadar jalur penghubung antar dusun ia menjadi jalur penghubung antara aspirasi dan aksi nyata, antara suara rakyat dan hasil pembangunan.

“Kabupaten Malang sekali lagi membuktikan pembangunan terbaik selalu lahir dari kolaborasi yang tulus demi kesejahteraan bersama,” tandas Khamim.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *