google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Roy Saputra Yuwono Siap Ledakkan Pasar Kuliner Nasional Lewat Holimie

  • Bagikan
Logo Holimie, Sabtu (9/8/2025)
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Industri kuliner tanah air kembali mendapat suntikan energi baru. Kali ini datang dari pengusaha muda penuh visi, Roy Saputra Yuwono, yang resmi mengibarkan bendera Holimie, brand kuliner terbaru hasil pengembangan dari pengalaman panjang Mie Setan Group di industri food & beverage (F&B).

Roy bukanlah pendatang baru di dunia ini. Ia bergabung dengan Mie Setan Group sejak akhir 2024, sebuah jaringan kuliner yang telah mencatat sejarah sukses di berbagai kota Indonesia. Dalam waktu kurang dari setahun, ia berhasil mengambil langkah strategis yang bukan hanya sekadar mempertahankan kejayaan merek yang sudah ada, tetapi juga membawa inovasi baru yang siap bersaing di tengah ketatnya pasar kuliner nasional.

Tampilan outlet Holimie yang akan digunakan, Sabtu (9/8/2025) (04/iKoneksi.com)

Holimie, Brand Baru dengan DNA Kuat

Berbekal fondasi bisnis yang matang dari Mie Setan Group, Holimie lahir dengan misi ganda: menghadirkan pengalaman kuliner berkualitas dan membuka pintu lebar bagi para pelaku usaha yang ingin terjun di industri ini.

“Nama Holimie sendiri menjadi simbol cita rasa autentik mie, yang dipadukan dengan konsep bisnis modern agar mampu bersaing di berbagai segmen pasar,” kata Roy.

Roy menyadari pasar kuliner Indonesia sangat dinamis. Tren konsumen berubah cepat, namun satu hal tetap kebutuhan akan cita rasa yang menggugah selera dan pengalaman makan yang menyenangkan. Dengan Holimie, ia bertekad menggabungkan keduanya menawarkan menu berkualitas tinggi, pelayanan cepat, dan suasana outlet yang nyaman.

Suasana tempat duduk di Holimie, Sabtu (9/8/2025) (Holimie for iKoneksi.com)

KSO Nasional, Strategi Ekspansi Besar-besaran

Salah satu gebrakan terbesar Roy adalah meluncurkan program kemitraan atau kerjasama operasional (KSO) berskala nasional. Program ini dirancang untuk mempermudah siapa pun memulai bisnis kuliner tanpa harus memulai dari nol.

Para mitra akan mendapatkan paket dukungan lengkap, mulai dari pelatihan intensif, pasokan bahan baku berkualitas terjamin, strategi pemasaran yang sudah teruji, hingga pendampingan operasional harian. Dengan konsep ini, Roy ingin memastikan mitra tidak hanya mendapatkan merek yang sudah dikenal, tetapi juga sistem bisnis yang solid dan terbukti sukses.

“Visi kami jelas: membuka ratusan outlet baru dalam beberapa tahun ke depan dan menghadirkan pengalaman kuliner berkualitas di lebih banyak kota di Indonesia,” tegas Roy.

Peluang Ekonomi dan Dampak Sosial

Ekspansi Holimie tak hanya berorientasi pada keuntungan. Roy menekankan setiap outlet baru akan membawa dampak ekonomi lokal, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan permintaan bahan baku dari petani dan pemasok, hingga peluang usaha bagi UMKM pendukung.

Di tengah persaingan kuliner yang kian ketat, langkah Holimie menjadi bukti masih banyak ruang untuk inovasi.

“Bagi para calon pengusaha, ini adalah momentum emas untuk bergabung dalam ekosistem bisnis yang telah memiliki basis pelanggan kuat dan strategi pertumbuhan terukur,” beber Roy.

Menatap Masa Depan

Roy Saputra Yuwono bukan hanya melihat Holimie sebagai merek, tetapi sebagai gerakan kuliner yang membawa semangat kolaborasi dan keberlanjutan. Dengan memanfaatkan pengalaman belasan tahun Mie Setan Group dan inovasi konsep baru, ia optimis Holimie akan menjadi pemain utama di industri F&B nasional.

“Bagi pecinta kuliner, bersiaplah menyambut kehadiran Holimie di kota-kota besar hingga daerah-daerah potensial. Bagi calon mitra, inilah kesempatan untuk ikut menulis cerita sukses di industri yang tak pernah kehilangan peminatnya. Holimie bukan sekadar bisnis mie. Ini adalah langkah nyata membangun cita rasa, membuka peluang, dan menggerakkan roda ekonomi Indonesia,” pungkas Roy. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *