google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Rudi, Djoko, Abah Anton Bersaing Pimpin Golkar Kota Malang

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Pendaftaran Bakal Calon (Bacalon) Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang periode 2025–2030 resmi dibuka. Proses pendaftaran berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang, Sabtu (13/12/2025), dan langsung direspons sejumlah kader terbaik partai berlambang beringin tersebut.

Tiga nama tercatat resmi mendaftarkan diri sebagai bacalon, yakni Rudi Nugroho, Djoko Prihatin, dan Moh Anton. Ketiganya datang dengan membawa dukungan kader dari tingkat kecamatan sebagai syarat pencalonan.

Bacalon nomor urut 1, Rudi Nugroho, menegaskan bahwa dukungan yang diterimanya bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk keikhlasan kader yang menitipkan amanah kepadanya. Menurutnya, keikhlasan tersebut menjadi modal moral yang penting dalam memimpin partai.

“Apapun yang ada di dalam berkas itu adalah keikhlasan teman-teman pendukung. Dengan keikhlasan itu, kami merasa ringan apabila nanti terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Kota Malang periode 2025–2030,” kata Rudi.

Rudi menambahkan, besaran dukungan yang ia terima mencerminkan kepercayaan kader agar dirinya maju dalam kontestasi ini. Ia menegaskan komitmennya untuk terus membesarkan Partai Golkar di Kota Malang.

“Golkar bukan rumah yang jauh bagi kami. Kami lahir dari keluarga Golkar dan ingin memastikan Golkar terus berkembang serta bermanfaat bagi masyarakat Kota Malang,” tegasnya.

Sementara itu, Bacalon nomor urut 2, Djoko Prihatin, menyampaikan bahwa setiap kader Golkar memiliki hak yang sama untuk maju dan berkompetisi secara sehat dalam proses penjaringan ketua.

Djoko mengungkapkan dirinya datang bersama perwakilan Pengurus Kecamatan (PK) dari Blimbing, Sukun, Lowokwaru, serta Sekretaris PK Klojen. Dukungan tersebut, kata dia, telah memenuhi ketentuan minimal 30 persen sebagaimana diatur dalam peraturan partai.

“Kalau dilihat dari lima kecamatan, sudah ada sekitar 3,5 kecamatan yang membersamai kami. Yang paling penting adalah PK, karena di sanalah kekuatan grassroot Golkar,” jelas Djoko.

Terkait persyaratan kader minimal dua tahun serta ketentuan teknis lainnya, Djoko memastikan seluruh syarat telah terpenuhi. Ia memaparkan rekam jejaknya di Partai Golkar sejak 2016, mulai dari pengurus harian hingga menjadi anggota DPRD Kota Malang.

“Saya mulai dari Wakil Bendahara, Bendahara Partai, Ketua AMPI Kota Malang, Wakil Ketua DPD Golkar Kota Malang, hingga anggota DPRD Kota Malang dan Wakil Ketua Komisi A. Insyaallah sembilan syarat sudah terpenuhi dan tidak memerlukan diskresi,” ujarnya.

Adapun Bacalon nomor urut 3, Moh Anton atau yang akrab disapa Abah Anton, menyampaikan pencalonannya didorong kuat oleh grassroot serta para senior Golkar Kota Malang. Ia menargetkan kemenangan Golkar pada Pemilu 2029.

“Saya ingin Golkar di Kota Malang menang. Targetnya jelas, Golkar harus bisa bersaing dan menang pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Meski membawa dukungan dari lima kecamatan, Abah Anton menyatakan siap menerima keputusan apapun yang ditetapkan oleh DPD Provinsi maupun DPP Partai Golkar.

Sebagai informasi, penetapan calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang akan dilakukan melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya, Minggu (14/12/2025).

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *