google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sinergi Wakil Rakyat dan Warga Lowokwaru Hidupkan Kembali Gotong Royong

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Semangat solidaritas dan kepedulian sosial kembali digaungkan oleh Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Saifuddin Zuhri, melalui kegiatan sosialisasi bertema “Menumbuhkan Kepedulian dan Solidaritas agar Masyarakat Berdaya dan Tangguh dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.” Acara ini digelar di Hotel Pelangi, Kota Malang, Ahad (9/11/2025), dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dari RW 08 Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, dan perwakilan Pendopo Aspirasi AB Center, Marhaen. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, di mana warga RW 08 secara antusias berdialog dengan para narasumber dan menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan lingkungan.

Dalam sambutannya, Ketua RW 08 Lowokwaru, Siswanto, menyampaikan rasa terima kasih kepada dua tokoh penting tersebut, terutama kepada I Made Riandiana Kartika yang selama ini telah memberikan dukungan nyata kepada masyarakat melalui program pokok-pokok pikiran (pokir).

“Kami sangat bersyukur atas dukungan Pak Made yang selama ini tidak pernah lepas dari perhatian kepada RW 08. Melalui pokir beliau, banyak kebutuhan masyarakat yang akhirnya bisa terealisasi. Kami juga sangat terhormat karena di tengah kesibukannya, Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Pak Saifuddin Zuhri, bisa hadir langsung menyapa warga kami,” tutur Siswanto saat ditemui iKoneksi.com, Ahad (9/11/2025)

Ia menambahkan RW 08 saat ini tengah mengikuti Lomba Kampung Bersinar Kota Malang dan sudah masuk ke 10 besar nominasi. Menurutnya, berbagai kegiatan kebersihan dan pemberdayaan masyarakat terus dilakukan demi menjaga semangat kebersamaan di wilayahnya. Namun, ia juga menyoroti persoalan infrastruktur, terutama kondisi gorong-gorong yang kerap menimbulkan banjir saat musim hujan.

“Kami sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan ke Pemkot Malang, tetapi karena keterbatasan anggaran belum bisa direalisasikan. Kami berharap dengan kehadiran Pak Saifuddin, masalah ini bisa mendapatkan perhatian lebih,” ungkapnya.

Siswanto juga menegaskan loyalitas warganya terhadap para wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat tanpa pamrih. Ia mengaku RW 08 selalu menjadi basis suara kuat bagi I Made Riandiana Kartika dalam setiap pemilu, bahkan tanpa iming-iming materi.

“Kami tidak pernah meminta uang dalam pemilu. Loyalitas bagi kami jauh lebih penting. Karena itu kami juga berharap dukungan dari Pak Saifuddin Zuhri agar bisa membantu pembangunan lingkungan kami,” ucapnya penuh harap.

Sementara itu, Marhaen, perwakilan Pendopo Aspirasi AB Center, menilai warga RW 08 telah menunjukkan contoh nyata dari semangat solidaritas dan kemandirian sosial. Ia menyebut, bahkan tanpa kegiatan formal seperti ini, warga RW 08 telah membuktikan bentuk solidaritas dalam tindakan nyata.

“Saya justru malu dengan tema kegiatan ini karena RW 08 sudah mempraktikkan solidaritas lebih dulu. Apa yang dilakukan warga di sini adalah bentuk kepedulian sosial yang sejati, bukan sekadar slogan,” kata Marhaen.

Ia melanjutkan, semangat solidaritas masyarakat adalah fondasi yang juga menumbuhkan kepemimpinan yang berintegritas di tingkat nasional. Menurutnya, nilai-nilai tersebut pula yang menjadi dasar perjuangan Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI, Dr. Ahmad Basarah, dalam membangun komunikasi politik yang berpihak pada rakyat.

“Setiap kali Pak Ahmad Basarah bertemu masyarakat, beliau selalu menanggalkan kepentingan politiknya dan menempatkan diri sebagai bagian dari rakyat. Itulah bentuk solidaritas sejati antara pemimpin dan masyarakat,” ujar Marhaen menegaskan.

Ia juga menyinggung bahwa kehadiran negara melalui wakil rakyat harus benar-benar dirasakan masyarakat. Kolaborasi antara DPRD Kota, DPRD Provinsi, dan DPR RI menjadi kunci utama untuk memastikan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berjalan berkesinambungan.

“Kepedulian sosial harus hadir dalam sistem. Negara, melalui perwakilannya di legislatif, harus memastikan masyarakat tidak hanya hidup, tapi juga berdaya dan tangguh,” serunya.

Di sisi lain, I Made Riandiana Kartika mengungkapkan rasa bangganya terhadap warga RW 08 yang memiliki loyalitas tinggi dan konsisten menjaga hubungan baik dengan dirinya. Ia mengaku, bentuk apresiasinya diwujudkan melalui program pokir terbesar di tingkat RW se-Kota Malang.

“RW 08 ini istimewa. Mereka tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk uang, bahkan sudah dua kali pemilu. Itu sebabnya saya selalu berusaha membalas dengan memberi perhatian lebih melalui pokir senilai 1,2 miliar, dan itu menjadi yang terbesar di Kota Malang,” kata Made.

Ia menegaskan, bentuk solidaritas seperti ini merupakan contoh ideal hubungan timbal balik antara masyarakat dan wakil rakyat.

“Kalau dulu mereka minta uang, mungkin hubungan ini tidak akan berkelanjutan. Tapi karena mereka tulus, maka hubungan ini bisa terus berjalan hingga hari ini,” ungkap Made.

Dalam pernyataannya, Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Saifuddin Zuhri, menekankan kegiatan sosialisasi ini bukan sekadar agenda politik, melainkan sarana memperkuat kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat.

“Untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh dan berdaya, tidak ada jalan lain selain menghikmati Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. Solidaritas, kepedulian, dan gotong royong adalah nilai dasar yang harus kita rawat bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini pun menjadi simbol sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

“RW 08 Lowokwaru kini tak hanya dikenal karena loyalitasnya, tetapi juga karena semangat kebersamaan yang menjadi teladan bagi masyarakat lainnya di Kota Malang,” tutupnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *