google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tiga Pereli Sumut Alami Insiden di Kejurnas Rally 2025

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Serdang Bedagai, iKoneksi.com – Hari pertama pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally 2025 di lintasan PT Lonsum Rambung Sialang, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Sabtu (28/6/2025), diwarnai insiden yang cukup mengejutkan. Tiga pereli asal Sumut mengalami kendala teknis serius, hingga memaksa mereka menghentikan balapan sebelum menyentuh garis finis.

Lintasan yang terkenal ekstrem ini menjadi saksi jatuh bangunnya para peserta Kejurnas. Salah satu insiden paling mencolok terjadi pada Special Stage (SS) 4, ketika pereli muda TM Ryandava dan copilotnya Yulio Nurahma dari Tim Entu Motorsport mengalami kecelakaan. Mengendarai Mitsubishi Lancer Evo 3, mobil mereka terguling saat melintasi medan yang terjal dan licin.

Meski mobil mengalami kerusakan, keduanya berhasil lolos tanpa cedera. Tim penyelenggara sigap mengevakuasi kendaraan demi memastikan lintasan tetap aman bagi peserta lain.

“Kondisi kami aman, hanya mobil yang rusak. Tapi ini jadi pengalaman yang luar biasa,” kata Yulio singkat di lokasi.

Kejadian berikutnya menimpa duet Sebastian Rudolf dan navigatornya, Rafaelo Calvin, yang berlaga dengan Toyota Yaris bernomor 40. Di SS 3, mobil mereka mengalami kerusakan pada bagian as roda. Kerusakan ini menghentikan langkah mereka secara tiba-tiba di sisi kiri lintasan.

“Kami mengalami patah as roda. Jadi terpaksa tidak bisa melanjutkan,” ujar Sebastian kepada iKoneksi.com dengan wajah kecewa.

Malang tak bisa ditolak, insiden serupa juga menimpa Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, Harun Nasution, yang turun sebagai pereli bersama navigator Meidi Budhi P dari tim Bla Bla Bla Motorsport. Nasib mereka tak lebih baik ketika kendaraan yang dikemudikan harus berhenti total di SS 6 akibat patahnya as roda. Kendaraan tidak dapat melanjutkan lomba, sekaligus memupus harapan mereka mencatatkan waktu maksimal di hari pertama.

Rangkaian insiden ini semakin menegaskan bahwa lintasan Rambung Sialang bukan medan biasa. Jalur rally yang membelah perkebunan sawit dan hutan ini menantang nyali, ketahanan fisik, dan performa kendaraan. Tak sedikit peserta menyebut lintasan ini sebagai “lintasan sakral” karena medan dan kontur tanahnya yang tidak bisa diprediksi dengan mudah.

Meskipun sejumlah pereli mengalami kendala, Kejurnas Rally 2025 tetap berjalan dengan dukungan penuh dari panitia dan pengamanan ketat. Lintasan segera dibersihkan setelah setiap insiden untuk memastikan balapan tetap berlangsung aman dan tertib.

Kejurnas ini tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga pengujian sejauh mana strategi, teknik, dan kekuatan mental para pembalap diuji di medan yang nyata. Dengan masih tersisa beberapa special stage di hari berikutnya, para peserta dituntut untuk lebih waspada dan cermat menjaga kondisi kendaraan serta fisik tim agar mampu menyelesaikan kompetisi sampai akhir.

Lintasan Rambung Sialang kembali membuktikan reputasinya sebagai tempat penyaring pereli tangguh, dan insiden yang terjadi di hari pertama menjadi pengingat bahwa rally bukan sekadar soal kecepatan tetapi juga soal bertahan di tengah tantangan ekstrem. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *